Top 20 Recommended Shoujo Manga

Halo~ kembali lagi di postingan kedua di tahun 2017! Kali ini gue mau berbagi rekomendasi manga. Yup, manga alias komik jepang! Sebenernya pengen sharing ini udah lama, karena sebelumnya juga gue pernah posting review tentang manga favorit yaitu “Hirunaka no Ryuusei”, tapi dikembaliin lagi ke konsep dan gak pernah di republish lagi >.< yaudah deh ya, yang lalu biarlah berlalu(?), sekarang ada beberapa manga yang pernah gue baca khususnya shoujo manga dan gue rekomendasiin buat yang tertarik sama manga genre ini.

Top five 

1st hnrcovr

Judul : Hirunaka no Ryuusei (Daytime Shooting Star)

Author/Artist : Yamamori Mika

Length : 78 chapters (completed)

Genre : Romance, Teenagers, School life, Friendship, Comedy, Slice of Life

Summary : Seorang gadis desa berumur 15 tahun bernama Yosano Suzume, dipaksa pindah ke Tokyo (ke rumah Pamannya) dikarenakan Orang tuanya pindah kerja ke Luar Negeri. Saat pertama kali tiba di Tokyo, Suzume bertemu seorang pria aneh. Namun, tidak disangka ia dipertemukan lagi dengan pria aneh itu yang ternyata merupakan Wali kelas di sekolah barunya. Sejak saat itu Suzume terlibat beberapa hal hingga ia dibuatnya jatuh cinta pada gurunya, Shishio Satsuki. Belum lagi masalahnya selesai, teman sekelas yang duduk di sebelah Suzume, Mamura Daiki, laki-laki yang anti perempuan malah jatuh cinta padanya. Kisah cintanya dimulai beriringan dengan beberapa konflik yang terjadi.

     Seperti yang udah dibilang sebelumnya kalo gue sempet review full manga ini, tapi gue tarik lagi ke konsep soalnya review gue agak too much haha. Manga ini tuh manga favorit gue banget! Gak cuman art-nya aja yang bagus, tapi juga jalan ceritanya. Yamamori-sensei ngebuat alurnya bener-bener jalan sesuai kayak di kehidupan nyata. Karena ini cerita tentang remaja yang jatuh cinta, jadi konfliknya gak terlalu berat-berat banget tapi nyenengin buat dibaca. Karakter heroinnya juga gak lenjeh kayak karakter heroine di shoujo manga lainnya. Suzume itu walaupun gadis dari desa, dia gak lugu-lugu banget ataupun terlalu periang. Karakternya ya kayak gadis remaja pada umumnya, tapi gak ngebosenin. Dia agak ekspresionless, doyan makan, dan simple. Adakalanya juga dia khawatir gak bisa punya temen di sekolah barunya, walaupun di sekolah dulunya dia cuek gak terlalu berbaur sama yang lain. Sejak tinggal di Tokyo, Suzume ngerasa dia berubah, sekarang dia udah kayak gadis remaja umumnya yang bisa ngerasain hangout bareng temen-temen, jatuh cinta untuk pertama kalinya, dan sampe patah hati. Gue terkesan banget sama Yamamori-sensei yang ngebikin karakter Suzume gak berlarut-larut terpuruk karena patah hati sama cinta pertamanya, tapi dengan perlahan malah berhasil move on dari cinta lamanya dan menemukan cinta baru. Sumpah manga ini tuh salah satu tipe manga yang langka, dimana seorang heroine berakhir sama 2nd lead male!!! Anti mainstream kan? Padahal porsi cerita Mamura lebih kecil dibanding sama si 1st lead male, Shishio-sensei yang di chapter-chapter awal banyak diabisin sama cerita guru ganteng itu. Alurnya juga gak kecepetan, pas-lah dibuat sebanyak 78 chapter, walaupun sempet dibuat deg-degan juga diakhir-akhir chapter yang nentuin Suzume milih Shishio-sensei atau Mamura. Btw manga Hirunaka no Ryuusei ini bakal dibikin Live Action Movie yang rilis akhir bulan maret 2017. Padahal jarang-jarang lho manga-manga terbitan majalah Margaret diadaptasi jadi anime/LA, paling yang terakhir itu Hana Yori Dango.  Untuk manga ini gue kasih rate 4,5/5!

2nd 978-4-08-845507-5

Judul : Dame na Watashi ni Koishita Kudasai! (Please Love The Useless Me)

Author/Artist: Nakahara Aya

Length : 44 chapters (completed/on going)

Genre : Josei, Romance, Comedy, Slice of Life

Summary : Seorang pengangguran baru, Shibata Michiko (30 tahun) mempertaruhkan segalanya untuk menghidupi laki-laki yang lebih mudah darinya. Demi membelikan barang-barang mahal untuk laki-laki muda itu, Michiko harus mencari pekerjaan baru sebelum ia mati kelaparan dan kehilangan cintanya. Sampai akhirnya Michiko sadar kalo ia ditipu oleh laki-laki muda itu. Bersamaan itu juga, Michiko kembali dipertemukan dengan mantan bos yang paling bencinya saat ia bekerja di kantor lamanya, Kurosawa Ayumu. Michiko bekerja kembali sebagai pelayan di café milik Ayumu, pertengkaran keduanya masih sering terjadi, walau begitu banyak hal baru terjadi dalam kehidupan Michiko.

     Ini manga kedua favorite gue! Genrenya Josei, alias genre yang diperkenankan untuk pembaca wanita dewasa. Eits, bukan dalam artian NC lho! Namun ceritanya lebih berisi ke percintaan orang-orang yang berumur udah matang, bukan remaja lagi. Karakter-karakternya aja rata-rata umur 30an, jadi ya gak terlalu kekanakan(?). Sebenernya manga ini udah tamat di chapter 40, dimana sang heroine udah bersatu sama lead male-nya dengan melalui berbagai konflik. Tapiiiii di chapter 40 itu pembaca ngerasa masih ada yang gantung, karena walaupun kedua karakter utama udah bersatu, tapi kalau belum ada scene nikah kayaknya gimana gitu. Pada awalnya juga cerita ini sudah membawa pembaca untuk mengharapkan kedua karakter tersebut menuju pernikahan (mengingat ini cerita Josei). Dan jeng-jeng~~~ setelah 2 atau 3 bulan dari tamatnya manga ini, Nakahara-sensei kembali membawa cerita manga ini dengan judul “Dame na Watashi ni Koishite Kudasai-R (Return), menganjutin dari cerita sebelumnya dan muncul juga karakter baru yang menjadi rivalnya lead male. Sejauh ini sih menurut gue masih asik-asik aja ceritanya. Karakter-karakter di manga ini juga konsisten sampe sekarang. Dan komedinya dapet banget, haha kalo baca di awal tuh kayaknya ngeliat karakter Michiko cukup ngenes, bahkan Ayumu sang mantan bos sering ngatain dia pake julukan ‘Wanita tua tanpa pacar, tanpa uang, gak populer’ wkwk. Oh iya, manga ini dibuat versi Live Action drama dengan 10 episode yang tayang awal tahun 2016. Untuk manga ini aku kasih rate 4,5/5!!!

3rd47435l

Judul : Chihayafuru

Author/Artist : Suetsugu Yuki

Genre : Josei, Sport, Romance, Drama, School life, Comedy

Length : 175 chapters (on going)

Summary : Saat sekolah dasar, Ayase Chihaya punya impian melihat Kakaknya menjadi model terkenal. Sampai seorang murid baru di kelasnya, Wataya Arata menyadarkan Chihaya kalau itu bukan impian untuk dirinya sendiri. Arata memperkenalkan permainan sport karuta pada Chihaya, hingga membuat gadis kecil itu terpukai oleh permainan karuta Arata. Chihaya membentuk team bersama Wataya Arata dan Mashima Taichi (yang juga teman kecilnya) menuju turnamen karuta team antar sekolah dasar. Tapi ketiga sahabat tersebut membawa mereka ke dalam perpisahan saat kelulusan sekolah dasar. Waktu berlalu, hingga kini Chihaya masuk SMA yang takdir mempertemukannya kembali dengan sahabat kecilnya, Taichi. Mereka berdua membentuk klub karuta bersama 3 rekan lainnya. Namun, dibalik kegembiraannya mendapatkan teman untuk bermain karuta, Chihaya mendengar kabar kalau sekarang Arata tidak bermain karuta lagi. Apa yang terjadi?

     Chihayafuru!!! Manga terbaik yang laku di pasaran! Walaupun ceritanya udah beratus chapter, tapi tetep gak ngebosenin! Awalnya gue tau Chihayafuru dari animenya, yang punya 2 season cerita dengan masing-masing season berisi 25 episode + 1 OVA (Original Video Animation). Walaupun manga ini bertemakan olahraga kartu tradisional jepang, tapi banyak peminatnya. Hampir 60% manga ini dibungkus dengan perjuangan orang-orang penggila karuta, 20% kisah cinta antara Chihaya, Taichi, dan Arata, dan 20% kisah persabahatan dengan teman-teman lainnya. Di sini karakter heroine-nya freak banget sama yang namanya karuta, dia akan memperjuangkan apapun buat ngajak siapa aja gabung di klub karutanya. Chihaya juga tipe gadis cantik yang gak peduli sama kecantikannya, maksudnya dia bener-bener lebih milih karuta bahkan daripada cinta atau pelajaran sekolah. Makanya gak heran peringkatnya termasuk ke dalam golongan peringkat terbawah, beda sama teman masa kecilnya, Taichi yang merupakan murid terpintar di sekolahnya, udah gitu ganteng lagi! Sayangnya Chihaya juga gak peka kalo selama ini Taichi memendam rasa sama dia. Kalo karakter Taichi sendiri agak ngenes, meskipun popular, ganteng, pinter, tapi dia selalu kurang beruntung wk. Nah, chapter-chapter pun berlalu, sampe akhirnya ketahuan kalo Arata juga suka sama Chihaya, terus dia nembak, tapi Chihaya malah shock dan ngegantungin. Tapiiii menurut gue scene confession-nya Taichi lebih nyesek daripada Arata’s. Ah, pokoknya ngena banget feels-nya. Banyak amanat yang terkandung dari manga ini, salah satunya bahwa kita harus benar-benar berjuang buat apa yang kita suka, kerja sama team, kekompakan, perjuangan, kesetiannya, dan hal positif lainnya yang gak melulu soal cinta tetapi bahkan cita-cita. Selain diadaptasi jadi anime series, manga Chihayafuru juga punya 2 Live Action Movie. Pokoknya entah itu manga, anime, atau movie-nya semuanya TOP! Bikin gue puas! Yuki-sensei emang keren deh! Rate untuk manga ini adalah 4.5/5!

4th 3dbdca593e44ff5243b146d876ee52fb

Judul : Sugars

Author/Artist : Yamamori Mika

Genre : Romance, Comedy, Fluff, School life

Length : 28 chapters (completed)

Summary : Kumpulan cerita pendek dimana setiap karakter-karakternya yang terlibat saling berkaitan dari chapter ke chapter.

        Shoujo manga favorit ke 4 yaitu Sugars karya Yamamori-sensei lagi! Ugh, gue emang demen sama cerita-ceritanya Yamamori-sensei! Sehati aja gitu, klop! Soalnya di karyanya Yamamori-sensei, ship’an gue selalu sailing~ apalagi manga yang satu ini termasuk cerita-cerita oneshot yang simple tapi manis. Tiap chapter dikasih judul berbeda yang ada kaitannya sama sugars (pemanis). Kadang ada beberapa chapter sih yang isinya tentang patah hati si karakter, tapi pas liat spoiler RAW chapter akhir, semuanya karakternya happy end. Chapter favorit gue di manga ini yaitu Sweet Escape, dimana kedua karakternya sama-sama abis patah hati dan mulai melarikan diri bareng-bareng buat ngelupain rasa sakitnya. Terus gue juga demen banget sama chapter Pudding’s Mama, suka sama karakter cowoknya juga, namanya Terada Ai. He is super ikemen!!! Yah, walaupun banyak juga ikemen lainnya di manga ini. Rate-nya gue kasih 4,3/5!

5th 51ev1bga5el

Judul : 360 Degrees Material

Author : Minami Touko

Genre : Romance, Comedy, School life, Friendship

Length : 32 chapters (completed)

Summary : Taki Sunao adalah seorang laki-laki yang cool (tenang) dan aneh di kelas Otaka Mio. Mio tidak sengaja bertemu dengan Taki sepulang sekolah di stasiun dan menolong lelaki itu yang hampir jatuh ke rel kereta. Keesokan harinya, Taki yang gantian menolong Mio yang hampir saja tertabrak mobil. Kejadian tersebut memulai kisah cinta Mio dan Taki, dan beberapa goncangan hubungan mereka dengan orang sekitar.

      Sebenernya gue gak terlalu yakin buat nempatin manga ini di posisi ke 5 sebagai favorite gue. Sempet juga kepikiran antara Honey Lemon Soda, atau Relife buat posisi ini. Tapi akhirnya gue milih 360 Degrees Material karena manga ini udah tamat dibanding kedua manga yang gue sebut tadi. Soalnya nih ya, ada beberapa manga yang tadinya gue suka banget konsep ceritanya, tapi tetiba jadi ngebosenin dipertengahan dan akhirnya gak gue lanjut. Nah, untuk manga ini lumayan memuaskanlah, walaupun punya konsep cerita yang umum tapi sempet bikin gue sebagai pembaca baper banget mensss sama 2nd lead male-nya yaitu Mairu. Nyesek pas baca bagian Mairu ditolak Mio. Emang secara logika sih keduanya klop jadi temen yang sama-sama bloon di pelajaran matematika haha. Dan untuk MioxTaki, no comment! Keduanya emang saling cinta, dan pantes berakhir happy end! Ratenya gue kasih 4/5!

            Nah itu dia top five rekomendasi shoujo manga favorite gue. Selebihnya gue bakal list tanpa review yaaa…

6th : “Honey Lemon Soda” by Murata Mayu (on going ch.14)

7th : “ReLife” by Yayoi Sou (on going ch.163)

8th : “Kyou no Kira-kun” by Mikimoto Rin (completed ch.34)

9th : “Orange” by Ichigo Takano (completed ch.22)

10th : “Tsubaki-chou Lonely Planet” by Yamamori Mika (on going ch.38)

11st : “Hakoniwa no Soleil” by Kawabata Shiki (on going ch.12)

12nd : “Konna Mirai wa Kiitenai!!!” by Yasuko (on going ch.15)

13rd : “Tonari no Kaibutsu-kun” by Robiko (completed ch.52)

14th : “Tsubasa to Hotaru” by Haruta Nana (on going ch.43)

15th : “Ashita no 3600-byou” by Konno Risa (on going ch.13/hiatus?)

16th : “Short Cake Cake” Morishita Suu (on going ch.27)

17th : “Watashi ga Motete Dousun da” by Junko (on going ch.44)

18th : “Aitsu to Kanajo to Mahou no Te” by Shibano Yuka (completed ch.12)

19th : “Nijiiro Days” by Mizuno Minami (on going ch.55)

20th : “Ao Haru Ride” by Sakisaka Io (completed ch.50)

Itulah daftar 20 manga yang gue rekomendasiin buat kalian yang minat baca shoujo manga. Masih ada lagi sih, cuman kayaknya top 20 aja udah cukup deh. Sejujurnya ada beberapa manga yang gue drop entah karena jalan ceritanya tetiba ngebosenin, atau saking panjangnya kayak contoh Kimi ni Tokode. Kimi ni Todoke seharusnya masuk top 5 buat manga rekomendasi gue, soalnya ceritan teen romancenya dapet banget. Cuman 20 manga di atas merupakan bacaan yang gue selesain ataupun masih gue baca bagi yang belom tamat. Sedangkan Kimi no Todoke gue drop walaupun isinya masih bagus, tapi menurut gue cerita itu semestinya kalo udah happy end, ya udah lho gitu gausah diperpanjang haha dan kasus KnT ini kepanjangan buat gue, padahal yang berjalan cuman konflik-konflik kecil gak kayak sewaktu sebelum SawakoxKazehaya jadian. Ya udahlah ya, tergantung selera hehe. Dan… untuk Ao Haru Ride, pasti yang udah khatam(?) dunia shoujo manga protes sama gue soalnya ada di urutan rekomendasi ke 20. Kenapa? Well, I like Sakisaka-sensei’s stories though, tapi entah kenapa gue kurang suka sama pembentukan karakter heroine yang dibuatnya. Agak gimana gitu karakter Futaba ataupun Ninako, ngeselin haha. Manga baru Sakisaka-sensei yang terbaru juga, Omoi Omoware Furi Furare awalnya gue suka tapi annoying aja gitu liat karakter sok polosnya(?) Yuna. Padahal ya, Sakisaka-sensei itu Shawol lho, tapi kita kok gak sehati sih sensei kalo soal cerita fiksi? Wkwk.

Baiklah segitu dulu untuk postingan kali ini. Kalo mau niat baca manga bisa lewat situs mangafox.me / otakumole.ch atau download aplikasi #mangania. See ya next post~

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s