Hello, My Juliette..

Author: Choi Jinhya a.k.a @LIDERONYU

Cast: Lee Taemin (SHINee), Lee Jieun (IU)

Other cast: Sungjong (infinite)

Genre: romance

Rating: G

Length: ficlet

~~~~happy reading~~~~

 

 

Ssoda jildeut han dalbit yeoksi eoduwo

teojil deut taneun hwaetbul neodo machangaji

(The moonlight, as if it’ll spill, is definitely dark

Including the almost expolding torchlight)

Suara piano berdenting di dalam sebuah ruangan, seorang namja kian memainkan jemarinya di atas nuts. Matanya terpejam menghayati setiap lantunan nada yang keluar. Namun sesaat pikirannya teringat pada seorang gadis yang selama setahun ini menjadi juliette di hatinya. Bayangan gadis itu selalu membuat hatinya tentram. Entah apa yang ia rasakan, tapi ia merasa nyaman walau hanya  memendamnya dalam hati.

“YA! Kau masih disini?” lengkingan suara seseorang membuyarkan permainan piano namja itu, namja itu pun menoleh kearah orang tersebut.

“ooh sungjong, kau rupanya” jawab taemin yang tak lain adalah namja tadi.

“taemin-ah, kau rajin sekali ditempat ini. Dimana dia? ”Sungjong mengarahkan pandangannya kesetiap penjuru ruangan “tak ikut latihan lagi? Cih bahkan kau terlihat sangat bodoh bertindak seperti ini”

“aniyo, sekarang memang bukan jadwal latihan, hanya saja aku sedang ingin berlatih maksimal untuk besok” papar taemin dengan senyumannya.

“alibi, permainan pianomu sudah sangat baik. Tapi aku tak yakin PD akan memilihmu jika penampilanmu belum berubah” ujar sungjong meremehkan, ia menatap sahabatnya-taemin dari atas sampai bawah. Seorang namja yang memang tergolong biasa. Dengan fashion yang tidak sepadan, dan tatanan rambut yang kuno jika dilihat jaman sekarang. Tapi walau begitu taemin  merasa nyaman dengan dirinya yang tidak mengikuti trend seperti teman-temannya. Ia tetap mempertahankan rambut hitam dengan model jamur serta baju yang bisa dibilang kebesaran dengan ukuran tubuhnya yang kurus itu.

“Yaa~ kau punya sisa uang berapa?” sungjong mengarahkan tangannya kehadapan taemin, taemin mengkerutkan alisnya tak mengerti apa yang dimaksud sungjong. Ia kemudian bangun dari duduknya

“untuk apa?” pada akhirnya taemin mengambil dompetnya yang berada disaku seketika itu pula sungjong langsung menyambar dompet yang dikeluarkan oleh taemin.

“igeo mwoya??” sungjong mengeluarkan 4 lembar uang 1000won dari dompet taemin. “aish.. jinja, kau hanya punya uang segini? Hmm tapi cukuplah untuk menata rambutmu yang kuno itu”

“Yaa~ itu jatah uang jajanku 1 bulan” taemin berusaha merebut dompetnya kembali dari sungjong, tapi dengan cepat sungjong menarik taemin keluar dari ruang seni itu.

“kau harus sepadan dengan jieun, taemin-ah!”

~*~*~*~*~

Taemin dan sungjong memasuki salah satu salon yang berada di pusat berbelanjaan Seoul.

“annyeong.. selamat datang..” sapa pegawai salon yang ada disitu

“chogi, ubah dia menjadi tampan sepertiku” kata sungjong sambil menyodorkan taemin kepada pegawai salon itu. Mengerti akan perkataaan sungjong, pegawai salon itu pun langsung mengambil alih, sedangkan sungjong melangkahkan kakinya menuju ruang tunggu.

2 jam kemudian….

“Ya~ sungjong-ah ireonayo!”

“eoh?” sungjong mengerjapkan matanya, ia baru sadar kalau sampai tertidur karena menunggu taemin terlalu lam. “nuguya?” tanya sungjong bingung pada orang yang membangunkannya tadi.

“eerr.. ada apa denganmu? Aku lee taemin!” sahut orang dihadapan sungjong yang ternyata taemin. Sungjong terbelakak melihat penampilan baru taemin. Ia menatap taemin dari atas sampai bawah. Sungguh perubahan yang drastis, okey its success!

~*~*~*~

Taemin memandang dua orang namja dan yeoja yang tengah asik bersenda gurau didepan gerbang sekolah. Ia tersenyum miris, baginya itu pemandangan yang biasa dilihatnya setiap hari. Tak berharap banyak karena taemin tahu, ia tak’an bisa memiliki juliette nya. Tapi kadang iblis dalam hatinya selalu mengusik keyakinannya, mungkin sekedar pengaguman saja sudah cukup, walaupun sebenarnya ia sering memungkiri itu.

“dia memang lebih pantas dengan namja tampan itu dibanding denganku” guman taemin masih memandangi dua orang tersebut

Jelas terlihat sang namja mengelus lembut puncak kepala sang yeoja, sedangkan yeoja itu hanya menampakan senyum bahagianya. Saat itu pula sang yeoja berlari kecil memasuki sekolah meninggalkan sang namja. Sedangkan taemin dengan cepat berbalik dari persembunyianya setelah mengintip dua orang itu dibalik pintu.

Bruukk..

“YA!” bentak seseorang yang tak sengaja bertabrakan dengan taemin “kau.. sedang apa disini? Sebentar lagi giliranmu kan?” ujar sungjong yang ternyata orang tersebut

“eoh? Ne, aku akan segera kesana..” kata taemin seraya menoleh kebelakangnya

“siapa yang kau lihat?” sungjong mencari arah tatapan taemin, dan ia menemukan seorang namja tingi yang sedang bersiap menyalakan mesin motornya, namja itu adalah yang tadi bersama yeoja ketika taemin mengintipnya. “aah.. dia, hmm jieun memang cocok dengannya. Dia tampan dan jieun cantik. Perfect couple!”

Taemin hanya menghela napas berat setelah apa yang dikatakan sungjong. Itu memang benar, lee jieun sang the most wanted Kirin art school memang pantas bersama choi minho yang bernotabene seorang model tampan nan terkenal, jika dibanding dirinya yang tak ada apa-apanya.

“ne, aku tau itu” sahut taemin dengan nada parau

“hey, lee taemin aku hanya bercanda.. kau masih saja tidak percaya diri? Lihat sekarang, kau sebanding dengannya!” seru sungjong, taemin hanya menyunggingkan senyum miringnya, mungkin sekarang sungjong hanya menyemangatinya, pikir taemin. “lebih baik kau ungkapkan perasaanmu, walaupun jawabannya tak sesuai harapanmu, setidaknya perasaan lega akan ada setelah kau mengungkapkannya. tidak baik memendam disini” tambah sungjong seraya menepuk dada sebelah kirinya, kemudian ia berlalau meninggalkan taemin  yang membeku atas perkataannya tadi

~*~*~*~*~

Setengah jam lalu showcase yang diadakan oleh Kirin Art School sudah dimulai. Dimana siswa-siswi yang dipilih tampil berkesempatan untuk debut. Taemin adalah salah satunya. Ini adalah pertama kalinya dia bisa melakukan showcase setelah menetap di sekolah ini selama 2 tahun. Dulu vokal taemin memang masih standard, namun permainan piano-nya lah yang membuatnya masuk audisi sekolah ini. Seiring berjalannya waktu taemin terus berlatih untuk mengasah vokalnya, hingga tiba saat ini dimana dia akan tampil duet bersama siswa bernama Lee Jieun.

Jieun adalah siswa dengan kemampuan vokal yang sangat mengagumkan ditambah parasnya yang cantik membuatnya semakin dikenal oleh hampir seluruh penghuni sekolah, tak terkecuali taemin yang memang juga sudah mengaguminya selama setahun lebih, hingga hatinya berkata bahwa pengaguman pada gadis itu berubah jadi cinta.

“Lee jieun, Lee Taemin  bersiaplah setelah ini giliran kalian” ujar jang seongsaemin “eoh, dimana taemin?” tanyanya, karena di waiting room sekarang hanya ada jieun sedangkan taemin tidak terlihat.

“jeosonghamnida seonsaemin. Aku disini” sahut taemin yang baru memasuki waiting room, jieun dan seonseamin menoleh kearah taemin, dan keduanya dikejutkan oleh penampilan taemin yang beda dari biasanya. Terutama jieun, dia menatap tak percaya. Kini tak ada lagi rambut hitam model jamur itu. Taemin sudah mengecat rambutnya menjadi coklat, dan dia terlihat sangat fress.

“ah baiklah, sebentar lagi MC akan memanggil kalian, lakukan yang terbaik ne?!” kemudian seonsaemin berlalu.

Taemin hanya tersenyum saat jieun masih menatapnya. “eeng.. kau merubah rambutmu?” jieun membuka mulut bertanya pada taemin

“ne, waeyo? Terlihat jelek kah?”

Jieun tak menjawab pertanyaan taemin, entah ia terpesona oleh penampilan baru taemin atau merasa asing dengan itu. Tak lama MC sudah memanggil nama mereka untuk segera bergegas ke panggung.

“ka!” seru taemin seraya menarik lengan jieun menuju ke atas panggung, jieun tersentak kaget atas perlakuan taemin. Dan taemin sendiri pun heran punya keberanian darimana, mungkin karena penampilan barunya menbuat dia merasa sedikit percaya diri.

~*~*~*~

Suasana gelap dan atmosfir hening menghinggapi gedung besar milik Kirin Art School, sejurus kemudian tepuk tangan riuh bersahutan ketika dua lampu sorot menyinari dua titik bersebrangan. Disudut panggung berdiri seorang pemuda dengan balutan jas putih dan terlihat sangat menawan sedangkan disebrangnya berdiri angun seorang gadis berbalut gaun berwarna peachpuff yang terkesan lembut.

Mereka melangkah diikuti lampu sorot menuju tengah panggung yang mana disana sudah ada piano besar berwarna putih. Taemin mengambil posisinya duduk dikursi depan piano, sedangkan jieun berdiri di hadapannya. Dibawah panggung sudah ada beberapa juri yang tak lain adalah guru Kirin beserta orang-orang dari manajement artis yang akan mengambil beberapa murid yang layak untuk mengikuti debut.

Taemin meletakkan jemarinya di atas tuts hitam putih tersebut lalu mendekatkan bibirnya pada mic diatas piano, ia memejamkan mata kemudian menarik nafas siap mengawali lagu.

jebal gihoereul jwoyo nal boneun nun machi neol ango sipeoseo

andal nan naege jangnanchineun yeougata

(Please give me a chance, When you look at me with those eyes
I want to hold you in my arms,  But to me you’re like a playful fox)

 

Simponi yang tercipta dari alunan piano sangat selaras dengan suara merdu nan lembut yang disenandungkan Taemin. Dibait kedua ia menatap Ji Eun lalu beralih memandang penonton seakan berkomunikasi melalui tatapanya.

Juliette, yeonghoneul bachilkkeyo
Juliette, jebal nal bada jwoyo

 

(Juliette, I’ll give you my soul
Juliette, please accept me)

 

Taemin terlihat semakin memukau dan ketika ia memandang Jieun penuh makna, membuat kemistri yang tercipta antara mereka terasa sangat kuat. Pandanganya tak lepas dari sang Juliette yang terlihat sangat mempesona, memberinya kesempatan untuk leluasa memandang yeoja itu.

Juliette, dalkomhi jom deo dalkomhage
soksagyeo naui serenade

(Juliette, sweetly, a little more sweeter
Whisper my serenade)

 

Sekali lagi bahwa sekarang taemin merasa sangat beruntung, ia menyanyikan lagu itu dengan sepenuh hati. Sebuah lirik yang memang ditujukan untuk yeojanya, walaupun ia tahu jieun tak’an pernah mengetahui yang sebenarnya.

Eereol ddaereul bomyeon na
Eorigineun hangabwa
Noon apae dugodo eojji hal jul molla

(When I see myself during these times
I feel that I really am young
Even with you in front of me)

 

Dan saat ini giliran jieun yang mulai bernyanyi. Suara merdu yeoja itu mengalun indah, tak heran banyak orang yang terpesona, termasuk taemin. Taemin kembali memperhatikan Jieun, nyanyian gadis itu seakan menjadi serenade baginya.

Eoddeokgaedeul sarangeul shijakhago itneunji
Saranghaneun sarangdeul malhaejweoyo

(I don’t know what to do
To the people who are in love
Please tell me how you started to love)

 

Memori berputar saat taemin mengenal jieun, ia hanya bisa mengagumi tanpa melakukan apapun. Memandang jieun dari jauh, bahagia disaat yeoja itu tersenyum, mengajarkan taemin mengetahui arti cinta yang sebenarnya.

Eonjenga geunyeo soneul japa bol nal olkkayo
Gameun du noon wi ae kisshaneun naldo wajulkkayo

(Will the day I hold her hand ever come?
Will the day I kiss her above her closed eyes also come?)

 

Mungkin bersama sang julitte hanya sebuah mimpi bagi taemin, mengingat yeoja itu sudah dimiliki namja lain membuat semua harapan menjadi pupus. Cinta memang tak harus memiliki, Namun akankah ada tekadnya untuk mengutarakan perasaan sebenarnya itu kepada jieun?

Hello, hello~ Nareumdaero yonggil naesseoyo
Hello, hello~ Jamshi yaegi hallaeyo
Hello, hello~ Naega jom seodooljin mollado
Who knows? Eojjeom oorin, Jal dwaeljido molla

(Hello, hello~  I brought up the courage
Hello, hello~  I want to talk to you for a moment
Hello, hello~ I may be rushing a bit
Who knows? We might, End up doing well)

 

Tepuk tangan menggema diseluruh ruangan saat mereka berdua mengakhiri duetnya. Taemin berdiri dari duduknya, kemudian mensejajarkan posisinya dengan jieun kehadapan penonton dan membungkuk hormat pada juri yang kini menampakan wajah puasnya pada penampilan taemin dan jieun. Dan sepertinya ini adalah awal yang baik untuk mereka.

~*~*~*~*~

Taemin dan jieun berjalan menuju backstage. Dengan canggung sesekali taemin melirik kearah yeoja disampingnya. Sedetik kemudian yeoja itu dengan spontan mengarahkan pandangannya kesamping membuat taemin sedikit terkejut dan langsung mengalihkannya.

“chukhaeyo..” seru jieun sambil tersenyum pada taemin

“emm, kau juga. Apa.. kau akan menolak tawaran debut lagi?” tanya taemin, ia tahu bahwa pada showcase sebelumnya ketika jieun mempertunjukan solonya yeoja itu menolak tawaran debut dari manajement yang sama. Taemin heran kenapa saat itu jieun menolaknya, dan sekarang ini mereka berdua mendapatkan kesempatan untuk debut, tentu kedua kalinya untuk jieun, namun apakah jieun akan menolaknya lagi.

Jieun hanya menggeleng sambil tersenyum menanggapi pertanyaan taemin. Taemin mengkerutkan keningnya dan jieun tahu namja itu meminta penjelasan lebih.

“debut bersama itu lebih menyenangkan bukan? Aku rasa saat itu aku belum siap untuk debut, tidak seperti sekarang” papar jieun

“eoh” taemin ber’o’ria

“taemin-ah penampilanmu tadi sangat menakjubkan. Kau memang mahir dalam memainkan piano”

“eh? Engg.. gomawo”

“tidakkah kau ngengucapkan sesuatu untukku?”

Taemin menghentikan langkahnya dan berkata “lee jieun, tanpa kau tanya setiap penampilanmu selalu daebak”

“jinja? bagaimana kau tahu?” tanya lagi jieun dengan muka polosnya

“semua orang tahu tentang itu”

Jieun hanya mengangguk sambil menggebungkan pipi putihnya itu. Taemin tersenyum kecil melihat juliettenya yang tampak kyeopta, dan kemudian entah kenapa dia teringat ucapan sungjong sebelum duet tampil tadi.

lebih baik kau ungkapkan perasaanmu, walaupun jawabannya tak sesuai harapanmu, setidaknya perasaan lega akan ada setelah kau mengungkapkannya. tidak baik memendam disini’

Kata-kata itu terngiang dipikiran taemin, apakah ia harus melakukannya? Mengungkapkannya walau jieun sudah memiliki namja? Taemin masih terfokus pada wajah cantik jieun yang sedang tak menatapnya.

“jieun-ssi..” panggil taemin pelan refleks membuat yeoja itu menoleh kepadanya “kau.. tahu? Kau itu sangat mengagumkan”

Jieun hanya memiringkan kepalanya, bingung apa yang diucapkan oleh taemin. Taemin mengambil napas kemudian menghempaskannya, ia mencoba mengumpulkan keberaniannya.

“mungkin aku hanya namja biasa, atau bisa dibilang kurang ajar karena aku telah salah dengan apa yang ada didalam hatiku”

Suasana tampak serius, jieun hanya diam mendengar pemaparan taemin.

“baiklah.. aku memang bodoh, aku menganggapmu sebagai juliette-ku” taemin diam sejenak dan menunduk, kemudian menatap jieun kembali dengan lekat “aku tahu hatimu sudah ada yang memiliki, keundae.. sekarang aku hanya ingin mengungkapkan perasaanku yang sudah dipendam sejak lama”

Jieun masih tak menampakan ekspresinya ketika taemin berbicara, ia memberi taemin celah untuk apa yang ingin namja itu katakan.

“aku menyukaimu lee jieun, saranghae..” entah karena perubahan barunya atau memang tekad dari hati kini taemin berani mengukapkan yang sebenarnya pada jieun. Taemin terdiam menunggu respon dari jieun, namun jieun masih saja diam sambil menatap taemin. Well, taemin akan tahu yang terjadi setelah ini. “kau tak perlu bingung, aku hanya ingin menyampaikan itu” sedetik kemudian taemin melangkah berlalu meninggalkan jieun.

“nado saranghae~” ucapan kilat dari jieun mampu membuat taemin menghentikan langkahnya. “kau tahu, aku bahkan lebih dulu menyukaimu” mendengar itu, taemin kembali berbalik kearah jieun.

“lee taemin..” jieun berjalan mendekati taemin “apa kau percaya cinta pada pandangan pertama?” mata keduanya bertemu “aku mengagumimu sejak audisi kirin dibuka”

Taemin terhenyak, bagaimana bisa ini terjadi? Apakah yang dihadapannya kini hanya sebuah ilusinasi?

“dan aku tahu kau sering memperhatikanku, karena.. aku juga memperhatikanmu” papar jieun yang semakin membuat taemin terkejut atas setiap kata yang ia ucapkan. Sebelumnya ini belum pernah terbayangkan oleh taemin.

“kau..”

“jangan tanyakan mengapa, aku tidak memandang orang secara fisik. Aku bahkan terkejut dengan penampilan barumu. Aah, dan kau pasti selalu mengira sepupuku choi minho adalah kekasihku? Haha kau salah besar”

“jieun-ssi..” seolah tak percaya taemin terbelakak

“jika kau menawari, aku mau menjadi julittemu” jieun tersenyum manis kearah taemin, untuk kesekian kalinya taemin dibuat terkesiap oleh jieun.

Jika ini adalah mimpi maka taemin tak akan pernah bangun dari moments indah ini. Saat itu juga taemin membalas senyum jieun dengan penuh arti. Terpancar aura bahagia diwajah namja itu, bahwa mulai saat ini juliette itu akan menjadi miliknya secara nyata bukan lagi khayalan semata.

 

_______________END_________________

Hoooaaaa… failed fluff~~ FF ini terinspirasi dari duetnya Taemin-IU pas di KMW Bangkok. Yihiiii 93liners beraksi dalam satu panggung😀 yaowoh.. itu taemin natap IU nya gimanaa gitu >.<

Big thank buat luciferain alias ayya yang udah mau ngasih masukan buat scene showcase itu. Hehe… aku emang kesulitan dalam bikin penggambaran panggung itu, jadi aku minta bantuan ayya *kisshug*

Aku tahu ini cerita pas2an, tapi yang udah baca jangan lupa komen yaa^^ be a good reader leh~

 

18 thoughts on “Hello, My Juliette..

  1. yaowoh…. hahaha

    seonsaengnim…. chermistry… kkkkkkk

    aq smpt ikut ketipu kyk taemin ~.~v
    kirain minho bnrn pcr jieun

    “chogi, ubah dia menjadi tampan sepertiku” kata sungjong —- yaowoh… narsisnya ~____~

    joha joha….
    aaaaa suka…

    • haha iya eon, itu yang seonseangnim tadinya aku aku singkat jadi seonsaem.. tapi salah ketik wkwk
      nah kalo yang kemistri sengaja nulisnya gitu haha ‘
      xixixi.. emang sungjong narsis..
      yeaay aku berasil bikin eon salah kira. trap :p
      goimawoo btw^^

  2. bagus bagus. aku suka.
    tapi tapi, bikin yang onew sama IU ya sekali kali.
    jebalyo…:)
    Onew IU hampir ga ada fanficnya….

  3. eonnie !!
    endingnya gimana gituu . bukannya jelek tapi …
    hugging pun gak ada ??
    please lah bikin skinship ..
    you know kann skinship itu butuh, walalupun eye contact mereke errr gituu xD

    tapi bagus kok😀

  4. kakak^^ *bbuingbbuing* *apasi ini anak-_-*
    rambut item jamur~~~~ inget Taemin di jaman replay korea😄
    dan……….Lee Jieun? Lee Jieun nama asli IU? kkkkkk ajeng baru tau😄 :Pv

    KAKAK ^3^ chu~~~ #plakkk-_-
    KAKAK~^^ *pegangan meja* Taeminnya……..main piano…….aaaaaaaaaa dapet banget bayangannya T____T dia pas di KMW Bangkok itu yg special stage sm IU haduh T___T bikin………..*mati* TT_____TT kebayang bgt coolnya hahahaha

    enak bgt punya sepupu kek minooo.__.
    Taemin ketipuuu, aku jg ketipuuuu kirain beneran pacar IU itu minonya😛 *ajeng taemin memang sehati*

    cara nyatainnya, sweet ya^^
    suka ff nyaaaaa :DDDDDD (y)

    • hallo dedek ajeeeeng~~ *buing buing*
      iya emang pas jaman replay debut hahaha…
      astagaaa kenama aja -_- masa baru tau nama asli iu? makanya kepo kembaran aku xD
      aaaaaaaaaaaaaa… iya! taem karismanya keluar banget pas maen piano >_<

      astaga sehati? itu mh bukan sehati, tapi kamu kejebak sama jalan ceritanya wkwkwk
      okey, thanks ya udah baca^^

  5. waaah akhirnya ada juga yg terinspirasi bikin FF dr spesial stage IU – taemin. Ahhaha suka bgt . Apalagi pas liat duet mereka taemin senyum” pas liat IU . Huwaaa their so cute.. Kapan” bikin sequel FF IU-taemin yah cingu.. Hwaiting . ^^

  6. Muehehe, kirain IU nya gk suka sma taemin. Eh, rupanya dy udh lbih lma sukanya😉
    tp keren kok ff nya . Lnjut trus ya bkin ff IU🙂

  7. eon, FFnya bagus biud,
    makasih udah menghilangkan adegan romantis dan hanya menyisakan sweet moments, secara aku gak suka banget baca FF kebanyakan ciuman, *curcol, maklum masih 15-an
    BTW, FFnya great,

  8. duhhh so sweet bingitttt, aku suka banget sm IU. trnyata taemin dsitu masih pake rambut jamur, hehehh. Oh iyaa, aku ini shinee Iu shipper lohh, *author : emang nanya? hehehh. Pokoknya aku suka ff yg pairingnya mereka, tp susah banget nemunya T.T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s