[FREELANCE] Complicated Love (Part2)

Author              : Nita Yuliani a.k.a Nam Hyun Young

Main Cast        : IU, Wooyong, Key

Support cast   : all member shine, Park Jiyeon

Length              : Sequel

Genre               : Comedy, Romance

Rating                : General

Mian ya ff ini lamaaaaaaaaaa banget publishnya (Kagak ada yang nunggu juga) kekeke~~~

selamat membaca…

Author POV

IU menarik napas, jantungnya berdetak cepat. ia sekarang sedang berdiri didepan loker milik Key, ia berniat menaruh surat cintanya disini, ia tidak mempunyai keberanian yang cukup untuk memberikannya secara langsung.

“Jiyeon -ah benar ini lokernya???” Tanya IU kurang yakin, ia takut kalau loker ini bukan milik Key

“Benar, aku sudah bertanya pada sumber yang terpercaya. Aku juga mengikutinya seharian ini dan ini memang benar loker miliknya” ucap Jiyeon yakin

Taemin yang diperintahkan untuk mengawasi keadaan sekitar datang dengan napas tersenggal-senggal, “IU-ah cepat orangnya datang”

“Cepat taruh suratnya disana” ujar Jiyeon panik, IU ikut2an panik dan segera meletakkan surat itu melalui celah kecil pintu loker.

“Kau sudah menulis namamu kan???” Tanya Taemin memastikan, IU mengangguk.

“Cepat kita sembunyi, kita harus pastikan dia menerima suratmu dan membacanya” ujar Jiyeon menarik tangan IU pergi dari sana dan bersembunyi, Taemin mengekor mengikuti kedua sahabatnya.

Mereka  mengintip dari balik tembok untuk memastikan bahwa Key membaca surat dari IU. IU tercekat ketika yang datang bukan Key melainkan Wooyong. “Yaak~ Jiyeon-ah kenapa Wooyong ada disana?” Tanya IU panik melihat Wooyong tiba-tiba membuka loker dan membaca surat cintanya untuk Key.

“Lho itukan memang lokernya Wooyong” sahut Jiyeon polos

“Yaak~, aku kan menyuruhmu untuk mencari tahu loker Key Oppa”

“Lho bukannya yang kau sukai itu Wooyong???” Tanya Taemin dengan ekspresi bingung dan Jiyeon yang makin bingung

“Haaasss siapa yang menyukai Jang Wooyong??? Aku menyukai Key Oppa tahu!!! Haaassshh igeo eoteokhe??? Haaaassshhh kalian ini jeongmal paboya!!!” umpat IU penuh emosi dan panik.

 

Wooyong POV

Hari ini latihan berjalan lancar. Aku yakin dengan adanya Onew dan Key dalam tim basket, sekolah kami pasti akan menang dalam pertandingan persahabatan lusa nanti. Aku harus bergegas -setelah ini akan ada rapat mengenai perjalanan ekspedisi club pecinta alam yang akan diadakan dalam waktu dekat.

Lelah memang, tapi masuk club pecinta alam juga tidak buruk. Setidaknya itu semakin meningkatkan pamorku disekolah ini. hehe

Eh apa ini??? surat?? Kenapa bisa ada surat dalam lokerku?? Haha surat cinta!!! Sudah musim ponsel dan email kenapa masih ada saja yang menyatakan cinta lewat surat? Kampungan sekali!!!

Kubuka amplop berwarna pink itu, mataku terbelalak setelah kubaca nama pengirimnya. IU??? Benarkah ini dari dia? Hahaha wow yeah!!!

***

Author  POV

“Eotheokhe? Eotheokhe? Haaasssshhh!!!!” IU terus mondar – mandir memikirkan apa yang akan terjadi pada nasibnya nanti.

“Mian ya IU~ aku kira kau menyukai Wooyong bukan Key. “ ucap Jiyeon hampir menangis

“Dasar bodoh!!! Kenapa kau bisa mengambil kesimpulan kalau aku menyukai namja pabo itu!!!” teriak IU emosi.

Taemin dan Jiyeon hampir loncat dari tempat duduk mereka karena kaget mendengar teriakan IU yang mencapai 3okta.

“Wajahmu selalu merah jika Wooyong sedang menggodamu, dan waktu diperpustakaan kau terus memandangi Wooyong” papar Jiyeon yang diikuti anggukan dari Taemin

Ternyata Jiyeon saat itu salah mengartikan, IU sedang memandangi wajah Key tapi karena saat itu Wooyong duduk disamping Key alhasil Jiyeon menyangka IU memperhatikan Wooyong bukan Key.

IU menangis dan menjatuhkan tubuhnya dilantai. Taemin dan Jiyeon ikut terduduk dilantai sambil memeluk IU.

***

Bascamp Wooyong in the genk

“Hey kenapa kau senyum – senyum terus seperti itu??” Jonghyun menghentikan aktifitasnya bermain gitar dan memandang Wooyong yang terus mesam – mesem sambil memegangi amplop surat berwarna pink.

“Dia senang bukan kepalang karena menerima surat cinta dari IU” sahut Minho terus memainkan bola basketnya.

“Mwo? Hanya karena surat cinta?” Jonghyun tak percaya hanya karena surat cinta sikap Wooyong berubah sederastis itu, inikan bukan pertama kalinya ia mendapat surat cinta? Bahkan diantara mereka bertiga, dia –setelah Minho- yang sering mendapatkan surat cinta.

“Yaak~ ini bukan sembarang surat cinta. Tapi ini surat dari IU” sungut Wooyong tak terima Jonghyun meremehkan surat cinta pemberian dari IU.

“Haaasssshhh… aku kira kau hanya menggoda anak kecil itu, ternyata kau benar menyukainya” Jonghyun again.

“Terserah kalian mau bilang apa, aku tidak peduli!!!! Ahhhh cuaca hari ini cerah sekali” ucap Wooyong berlalu meninggalkan kedua sahabatnya.

Minho dan Jonghyun memandang kearah jendela.

“Apanya yang cerah? Diluar kan sedang hujan lebat!!!!” ucap Jonghyun

#Pinjem salah satu adegan dalam serial BBF

“Cih~ ketahuan sekali kalau dia sedang jatuh cinta.” Minho kini angkat bicara

“Apa ini cinta pertamanya? sekian tahun aku berteman dengannya ini  pertama kali aku melihatnya seperti ini?”

Minho hanya mengangkat bahunya tanda tak mengerti.

***

“IU gawat~ gawat~” seru Taemin dengan napas tersenggal – senggal yang diikuti oleh Jiyeon.

“Mwoya??? Yaak~ kalian kenapa? Kenapa kalian panik sekali???” sahut IU tak mengerti

“Tidak ada waktu cepat kau ikut aku” ujar Jiyeon menarik tangan IU.

Mereka berlari kearah majalah dinding sekolah, IU heran kenapa pagi ini majalah dinding begitu ramai. Apa orang – orang disekolah ini sudah sembuh dari ketidak warasannya? Biasanya majalah dinding hanya dipenuhi anak – anak aneh macam Taemin, tapi kenapa pagi ini semua siswa jadi tumpah ruah kesini semua?

Semua mata tertuju saat IU dan kedua serdadunya tiba. Mereka berbisik – bisik disertai dengan tatapan yang hampir membunuh IU. IU celingukan memperhatikan sekitar, ia masih belum mengerti ada apa ini sebenarnya.

“IU lihat ini” ujar Jiyeon  mengarahkan wajah IU melihat kemajalah dinding.

“MWO????”

IU shock, surat cintanya yang kemarin salah alamat telah terpampang jelas dimajalah dinding. Surat berwarna Pink itu diberi letak khusus dan diberi judul “Love Letter for Wooyong”

“YAAK~ SIAPA YANG BERANI MELAKUKAN INI??” teriak IU.

IU mencoba membuka madding, tapi sayank dikunci.

“Kau mencari ini??” ujar Wooyong menunjukan sebuah kunci yang ada ditangannya.

“Yaak~ Jang Wooyong pasti kau yang melakukan ini kan?”

“Tentu saja, semua orang wajib tahu kau menyatakan cinta padaku!!!”

“Yaak~ surat itu bukan untukmu tapi untuk . . .” IU menghentikan kata – katanya, ia belum siap orang – orang mengetahui perasaannya yang sebenarnya.

“Sudah jangan bohong~ “ Wooyong melingkarkan tangannya dibahu IU

“Yaak~ apa kau tidak lihat, tidak ada namamu disurat itu”

“Tapi ada dilokerku, jadi sudah jelas surat itu milikku!!!”

IU merutuki kebodohannya, kenapa ia tidak menulis dengan jelas nama Key disana jadi si bodoh Wooyong tidak akan salah menyangka seperti ini.

“Aku beritahu kalian semuanya, mulai hari ini dia resmi menjadi pacarku. Jadi jangan coba – coba untuk mengganggunya apalagi mendekatinya, kalau kalian membantah perintahku kalian semua akan mati!!!!” ujar Wooyong berkoar – koar di depan seluruh anak – anak.

Beberapa yeoja hampir mati karena shock mendengar pernyataan dari Wooyong, habislah usaha mereka selama ini. sudah tidak ada harapan lagi!!!!

Wooyong menarik paksa IU pergi meninggalkan kerumunan, Minho dan Jonghyun mengekor sedangkan dua serdadu IU, Jiyeon dan Taemin hanya mematung melihat sahabatnya diculik oleh Wooyong!!!!

***

Suatu siang dikantin sekolah

“Ya ampun beruntung sekali anak itu. hanya dengan sekali mengirim surat, Wooyong langsung menerima cintanya”

“Iya beruntung sekali dia. usaha kita selama ini sia-sia”

“Tapi yang mana sich anaknya? Yang itu bukan ya???”

“Mana? Mana?”

“HAH? Apa tidak salah? Masih cantik aku dibanding bocah itu!!!”

“Iya kau benar”

Huaaaa hahaahahah

Kik kik kik kik

Tanpa sadar gigi IU gemeletuk karena menahan marah. Ia mengaduk jusnya dengan kekuatan penuh.

‘Memangnya kenapa kalau aku orangnya? Cih~ kalian sebaiknya bercermin kenapa Wooyong malah memilihku dan bukan kalian. Menyebalkan sekali!!! Lagipula siapa yang menyukai  si namja pabo itu, seperti tidak ada kerjaan saja!!!’

Jiyeon yang mendengar gumaman IU menoleh.

“Sudah jangan dengarkan mereka!!!” ucap Jiyeon menenangkan

“Huaaaaaa~ hidupku jadi hancur sekarang!!!!”

“Maaf ya IU semuanya gara – gara aku” Jiyeon makin merasa bersalah melihat IU yang setiap hari semakin tertekan.

“Memang sudah sepantasnya kau merasa bersalah. Ini semua gara – gara kebodohanmu tahu!!!” umpat IU menjitak kepala Jiyeon

Jiyeon manyun pasrah kepalanya jadi sasaran kemarahan IU. Tiba – tiba Taemin datang menghampiri mereka sambil mesam – mesem.

“Ada apa lagi dengan anak itu???” gumam IU mengernyitkan dahinya.

“Taemini berhenti bersikap aneh, wajahmu yang sudah aneh bertambah aneh sekarang” celetuk Jiyeon yang berhasil membuat Taemin bertanduk sekarang.

“Kau kenapa Taemin???” Tanya IU

“TADAAAAA…..”

Taemin menunjukan tiga buah pin dari saku celanya. Dia duduk disamping Jiyeon.

“Apa ini???” Jiyeon meraih pin itu dan memperhatikannya dengan seksama.

“Haaasssshh dasar pabo!!! Ini adalah tanda pengenal anggota club pecinta alam tau!!!”

“Ya ampun Taemin kau mencuri dimana?” tanya si IU yang ketularan virus lemot Jiyeon

“NG!!!! kenapa didunia ini ada yeoja yang begitu bodoh macam kalian? Aku sudah mendaftar untuk masuk club. Dan sekarang kita bertiga sudah resmi menjadi anggota club Pecinta Alam!!!”

“MWO????” IU dan Jiyeon berteriak serempak, mereka membelalakan matanya tak percaya.

“Kau gila Taemin, kau sudah mendaftarkan kami masuk club itu??” IU panik dirinya sudah menjadi bagian dari perkumpulan anak – anak aneh macam Taemin –terkecuali Key hehe -__-V.

“Hey kalau kau masuk club ini, otomatis kau semakin sering bertemu dengan Key sunbaenim!!!”

“Ahh iya kau benar Taemin, kenapa aku tidak sampai berpikir kesana” Jiyeon menepuk pundak Taemin yang saat itu sedang menyeruput banana milknya.

Taemin tersedak dan batuk – batuk. Mata evilnya melihat kearah Jiyeon, dan si Jiyeon hanya nyengir kuda mengangkat tangannya membentuk huruf “V”

“Jinja??? Tapi bagaimana ini, disana kan ada Onew Oppa? Aku tidak akan bergerak bebas kalau ada sisarap itu!!!”

“Sudahlah~ soal itu kita pikirkan nanti!!!” sahut Taemin meyakinkan.

***

Jiyeon POV

Aku menghirup udara taman yang begitu menyejukkan, aku bersantai sejenak setelah berkutat dengan angka – angka trigonometri. Pusing rasanya otakku harus bekerja keras dengan angka – angka itu, tapi untung saja ada Taemin jadi aku hanya perlu menyalinnnya saja hihihi~

Aigo~ itukan Onew Oppa?? Kyaaaaaaa mimpi apa aku semalam melihatnya disini?? Semakin hari kulihat dia semakin tampan?? Setiap kali kulihat dia pasti sedang bersama buku – buku super tebalnya! Aku heran kenapa si IU yang sama punya penyakit tulalit sepertiku mempunyai kakak setampan dan sepintar dia?? apa mereka lain Eomma dan lain Appa??

Hemmm apa aku katakan saja pada IU kalau aku menyukai kakaknya?? Ah tidak – tidak bisa mati aku  digantung olehnya, apalagi aku sudah membuat kesalahan yang begitu patal terhadapnya dia pasti tidak akan memberikan kakaknya yang tampan itu untuku.

Aku hanya bisa memandangi namja yang memiliki smiling angel itu dari balik pohon yang berjarak sekitar 7 atau 9 meter, aku tidak berani mendekatinya apalagi mengatakan cinta padanya. Dia terlalu sempurna untukku. Dia tampan, popular, pintar, dan juga hebat dalam segala hal. Sedangkan aku?? aku hanya yeoja pabo super tulalit yang sering kumat dengan penyakit lupanya!!! Huaaaaaa Eomma~ kenapa nasibku begitu menyedihkan???

Aku berangsut pergi meninggalkan bayangan Onew yang masih asik dengan buku – bukunya.

***

IU POV

Aku memperhatikan pin yang tadi siang diberikan oleh Taemin dengan seksama, sekarang aku sudah bergabung dengan club ini. apa aku sanggup berada disana? club inikan mengandalkan kekuatan fisik. Lagipula kegiatan club ini sering diluar sekolah. Oppa-ku saja sering observasi kehutan ini dan itu. kalau tidak observasi mereka pasti melakukan pendakian. Apa aku sanggup hidup dialam bebas? Tidak ada kamar mandi, jauh dari teknologi, akukan tidak terbiasa hidup seperti itu. Asssshhh apa yang aku pikirkan? Jauhkan semua itu Lee Jieun, sekarang yang mesti kau pikirkan adalah Key Oppa. Aku harus menjadi yeoja yang diinginkan olehnya.

Tapi bagaimana reaksi sisarap itu ya kalau aku menyukai sahabatanya??? Apa aku katakan saja pada Onew Oppa kalau aku menyukai Key Oppa? Tapi kalau dia melarang lagi bagaimana? Asshhhh aku menjambak rambutku prustasi. Asal kalian tahu Onew Oppa memang paling selektif jika sudah menyangkut dengan hal seperti ini, sebenarnya banyak namja yang menyukaiku tapi karena sikap Onew Oppa yang terkesan galak dan juga overprotektif alhasil mereka mundur karena takut, itulah alasannya kenapa sampai sekarang aku masih belum mempunyai kekasih. Dan si gila itu selalu bilang “jangan punya pacar sebelum aku terlebih dahulu” benar – benar menyebalkan.

Lagipula kenapa juga sich sisarap itu belum mempunyai kekasih, apa dia itu kurang tampan? Kurang pinter? Atau kurang sarap? Mungkin yang terakhir itu memang betul kenyataannya. padahal banyak sekali yeoja yang menitip salam padaku, mulai dari Eonni – Eonni, teman sekelasku, bahkan hobaeku juga. bahkan ayampun pingsan saat melihat ketampanannya #Tolong abaikan kalimat yang terakhir. Kesarapan Author lagi On. GUBRAKS!!!

But you see, sampai sekarang belum ada satupun yeoja yang bisa membuat Oppa ku kelepek – kelepek, dia masih sendiri, apalagi sekarang dia malah mengambil dua ekstrakulikuler sekaligus, bagaimana bisa punya pacar kalau terus sibuk seperti itu???

Asssshhhh eotheokhe????

“Hey kenapa melamun???”

Aku terperanjat karena tiba – tiba Onew Oppa sudah ada disampingku sambil mengibas – ngibaskan tangannya.

Jinki POV

Aku memasuki kamar dongsaengku yang sedikit terbuka, kepalaku menyembul untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh dongsaengku, heh?? dia sedang melamun rupanya. Tapi apa yang dia pikirkan??? Meskipun aku bukan kakak yang baik dan kami juga selalu bertengkar, tapi aku sangat menyayanginya.

“Hey kenapa melamun???” aku mengibas – ngibaskan tanganku kearahnya, dia sedikit terkejut dengan kedatanganku yang tiba – tiba. Tapi pin apa itu?? seperti pin club-ku?

“Igeo mwoya???” tanyaku meraih pin itu dari tangannya, ternyata benar ini pin anggota club-ku

“Mwo?? dari mana kau dapat pin ini???” lanjutku

“Yaak~ aku bekerja keras untuk mendapatkannya!!!”

Bukannya dia tidak menyukai dengan hal – hal semacam ini ya? tapi kenapa dia bilang bekerja keras untuk mendapatkan pin itu??? apa dia punya maksud lain??? Tapi apa???

“Jinja???” aku mengerling kearahnya, aku sedikit curiga dengan kelakuannya.

“Kau tidak percaya padaku??? siapkan saja dirimu karena mulai saat ini kau akan selalu melihatku di club-mu itu!!!” sahutnya merebut kembali pin itu.

“Asshhh awas ya kalau kau membuatku malu!!! Aku tidak akan segan – segan untuk menendangmu pulang kerumah!!!” timpalku sambil menjitaknya pelan

“Yaak~ dasar kau ini, kenapa kau hobi sekali memukul kepalaku??” umpatnya meringis kesakitan

Aku terkekeh melihat mukanya yang sedang meringis kesakitan, honestly~ dongsaengku ini manis sekali meskipun ia agak sedikit bodoh hehehe~

***

Author POV

Pagi ini club pecinta alam akan melakukan observasi ke hutan lindung yang berada di Incheon. IU beserta kedua serdadunya, Jiyeon dan Taemin sudah siap dengan tas ransel super penuh. Yaah karena observasi ini berlangsung tiga hari otomatis mereka akan mendirikan tenda disana.

IU begitu konsentrasi menyimak setiap pemaparan dari Key. begitu juga dengan Jiyeon, tak pernah sedetikpun ia memalingkan wajahnya dari Onew. pikirnya memandang wajah Onew jauh lebih menarik daripada mendengarkan suara Key yang amat sangat cempreng itu.

“IU ini kesempatan yang bagus untuk menyatakan cintamu pada Key hyung” ujar Taemin menyenggol lengan IU.

“Mwo?? sekarang???” sahutny kaget

“Tentu saja tidak pabo!!!” umpat Taemin kesal dan menoyor kepala IU,

‘Hassshhh anak ini benar – benar sudah melunjak, berani sekali dia menoyor kepalaku’ umpat IU dalam hati.

IU dan Jiyeon tercekat karena ada seorang yeoja cantik dan bermata bulat menempel terus pada namja yang mereka suka. Wajah mereka merah padam, mungkin sekarang sudah keluar tanduk, taring dan juga ekor berbentuk segitiga.

“Yaak~ Taeminie siapa rubah itu??” celetuk Jiyeon

“Dia Choi Jinhya, penasehat club ini”

Jiyeon dan IU mengangguk kompak, mereka baru tahu kalau club pecinta alam ternyata ada penasehatnya juga #bisa – bisanya author aja ini mah. GUBRAKSSS!!!!

Tiba – tiba suasana club yang begitu tenang kini berubah sedikit gaduh, Wooyong beserta para pasukannya tiba. IU mendesis seketika, ia baru sadar bahwa masalah besar akan melanda hidupnya sekarang!!!

“Pay Attention guys~” ucap Key yang melihat konsentrasi para anggota sedikit rusak karena kedatangan Wooyong n’ the gang.

“Mian ketua, silahkan lanjutkan!!!” ujar Jonghyun dan duduk disamping Jiyeon.

“Heh anak kecil minggir kau” ujar Wooyong yang mengangkat belakang kerah Taemin. Dan Taemin manyun pasrah dan merelakan tempat duduknya direbut paksa oleh Wooyong.

“Heh masih banyak bangku yan kosong kan?? kenapa duduk disini???” bisik IU sengit

“Wae?? akukan ingin duduk dekat pacarku. apa salah??” ujarnya sambil tersenyum nakal.

Sebenarnya IU berniat melanjutkan adu mulut ini, tapi semua itu ia urungkan karena melihat sepasang mata milik Key menatap kearahnya.

‘Aku mohon jangan biarkan Key Oppa salah paham’ batinnya

***

IU berjalan mengikuti jalan setapak. Aroma pohon pinus dan daun yang basah karena hujan sangat menyejukkan. Ia menghirup napas dalam – dalam. Siang ini Ketua Tim yaitu Key memerintahkan para anggota untuk mencari lokasi yang bisa untuk mendirikan tenda. IU satu tim bersama ,Jonghyun, Minho dan Nam Hyun young -kekasih Minho (Huahahaha *Evil laugh* author so’ eksis) dan satu lagi Jang Wooyong.

IU sempat full complain dengan pemilihan kelompok seperti ini. katanya tidak adil tapi yang ada ia malah dipelototi oleh Jinhya yang mengatur pembagian kelompok ini.

“Sepertinya ini lokasi yang tepat” ucap Jonghyun

“Kau benar. Kita beritahu yang lain” sahut Minho meraih walky talky-nya.

“Annyeong. Kalian disini juga???”

Semua menoleh pada sumber suara. Ternyata dia adalah Jinhya. dia datang bersama Key, Onew, Jiyeon dan juga Taemin. Wajah IU berubah jadi semangat kembali setelah bertemu dengan Key.

“Annyeong Key Oppa” seru IU dengan sejuta senyum terbaiknya.

“Oh Anyyeong IU. Apa kau lelah???” tanya Key.

“Ah sama sekali tidak” sahutnya sambil mengibas – ngibas tangannya.

Key hanya tersenyum kecil mendengar jawaban dari IU. Setelah itu ia langsung memperhatikan keadaan sekitar.

“Sepertinya ini lokasi yang bagus. Baiklah panggil semua anggota untuk mendirikan tenda disini saja” pinta Key dan langsung disertai anggukan semua orang yang dari sana.

Sementara Jiyeon manyun bukan ketulungan. Melihat ada yang tidak beres dengan sahabatnya, IU langsung menghampiri dan menyikut Jiyeon.

“Hey kau kenapa???”

“Kabar buruk IU!!!!”

“Wae??? apanya yang buruk???”

“Rubah itu” bisiknya. Karena takut didengar oleh Jinhya.

“Kenapa dengan rubah itu??? apa dia mengganggu Key Oppa???” tanya IU yang juga ikut berbisik.

“Anny~ dia terus menempel pada Onew Oppa. Dan kudengar mereka memang mempunyai hubungan yang sangat dekat”

“Lantas??” IU mengernyitkan kedua alisnya.

“Hey… Jiyeon itu menyukai kakakmu!!!!” timpal Taemin yang sedari tadi hanya geleng – geleng kepala melihat kelakuan dua sahabatnya itu.

“MWO????” teriak IU yang sukses membuat semua orang yang ada disana menoleh.

“Ada apa??? Kenapa kalian berisik sekali???” tanya Jinhya ketus.

“Ah anniyo. Semuanya baik – baik saja!!!” sahut IU cengengesan. Dan kembali menatap Jiyeon sengit.

“Yaak Jiyeonah. Cepat jelaskan padaku benar kau menyukai kakakku???”

Tatapan IU yang sengit sukses membuat Jiyeon bergetar dan ia mengangguk sangat pelan.

“OMO~ OMO~” IU panik dan memegangi lehernya yang tiba – tiba terasa kaku dan sakit.

***

Setelah mendirikan tenda semua anggota diperbolehkan istirahat. Onew masih asik ketawa – ketiwi bareng Jinhya, sementara Jiyeon yang terus memperhatikan mereka dibalik pohon hanya menggigit bibir sambil menahan tangis. IU masih membereskan beberapa barang dalam tenda. Taemin masih asik meneliti daun – daun yang ada di sekitar tendanya. Maklum anak satu ini memang aneh tingkat akut.

“Yaak Taeminah~ dimana kamar mandinya???” IU menepuk bahu Taemin.

“Mwo?? kamar mandi??? Tentu saja tidak ada” sahut Taemin melihat IU yang sudah lengkap dengan peralatan mandinya.

“Tidak ada katamu?? Lalu aku mandi dimana??”

“Tuucchhh” Taemin menunjuk sungai yang berada tak jauh dari tenda.

“MWO??? SUNGAI???” IU membulatkan matanya bahkan kini mulutnya menganga selebar jurang.

“Kau gila Taemin? Mana bisa aku mandi ditempat seperti itu” lanjut IU yang masih terlihat shock.

“Kau pikir ditengah hutan seperti ini ada kamar mandi? Sudah mandi saja. airnya sangat jernih jadi tidak perlu merasa jijik”

IU memanyunkan bibirnya, Jiyeon datang dengan langkah gontai.

“Yaak Jiyeonnah wae geure??” tanya Taemin

Jiyeon hanya menggeleng lemas

“Jiyeonah kita mandi. Eothe???” tanya IU yang bergelayut pada lengan Jiyeon.

Jiyeon hanya mengangguk dan pasrah saat IU menariknya turun kesungai.

***

Wooyong POV

Aku mengikuti jalan setapak yang menurun menuju sungai. Handuk sudah mendarat sempurna di bahuku. Sepertinya mandi adalah langkah yang tepat untuk menghilangkan segala kepenatanku. Udara disini benar – benar sangat bagus, aku tak menyesal datang ketempat seperti ini. sebenarnya bukan karena itu saja. IU adalah alasan terbesarku untuk ikut kegiatan ini.

Hah suara gemericik air melalui bebatuan terdengar sangat indah ditelingaku. Airnya jernih sekali. aku ingin cepat – cepat berendam disini. Eh bukannya itu IU?? Aku memberanikan diri untuk mendekatinya. IU masih asik bermain air, dan satu serdadunya, Jiyeon masih asik melamun diatas batu besar.

“Chagiya~” bisikku kearahnya, dia menoleh dan wajahnya terlihat terkejut dengan kedatanganku yang tiba – tiba dan

BYUUUUURRRR

IU terjatuh kedalam air. Kulihat arus sungai membawanya semakin jauh. Jiyeon tiba – tiba ada disampingku dan berteriak.

“Gawat IU tidak bisa berenang”

Mwo?? IU tidak bisa berenang?? Mendengar perkataan Jiyeon barusan aku langsung menceburkan diri kedalam air dan segera menyusul IU. Kulihat IU melambai – lambaikan tangannya. Aku tidak bisa berpikir, yang ada diotakku saat ini adalah ingin menyelamatkan IU. Aku benar – benar takut kehilangannya. Aku mohon bertahanlah!!!

Hampir sampai. Yap dapat. Kuraih tubuh IU dan kubawa dia melawan arus. Jiyeon sudah menunggu ditepi sungai. Kuangkat tubuhnya dan kurebahkan direrumputan. IU tak sadarkan diri. Kudengar Jiyeon sudah menangis memanggil – manggil nama sahabatnya itu. napas IU tak beraturan aku mencoba menekan bagian perutnya beberapa kali tapi airnya tetap tak mau keluar. Aku memposisikan kepala IU agar lebih tinggi dan kubuka mulutnya. Aku mensejajarkan mulutku dan mulutnya dan kuberi napas buatan. Tak berapa lama IU bangun dan ia batuk – batuk mengeluarkan air yang ada dalam perutnya.

“Uhuk…uhuk…”

“Kau sudah sadar?? Syukurlah” aku meraih tubuh kecilnya dan kupeluk ia erat sekali.

“Mianhe~ aku benar – benar tidak sengaja. Aku berjanji tak akan mengulanginya lagi” lanjutku

Author POV

Semua panik saat Wooyong datang mengangkat tubuh IU, dan mereka berdua sama – sama basah kuyup. Onew menghampiri dengan wajah super paniknya.

“Wooyongah~ apa yang terjadi dengan adikku???”

“IU terjatuh disungai dan ia tenggelam” sahut Wooyong membaringkan tubuh IU didalam tenda.

Onew langsung menggenggam tangan adiknya, dia benar – benar terlihat sangat cemas.

“Seharusnya aku mengikutinya saat kutahu ia akan mandi kesungai.” Ucap Onew masih menggenggam tangan IU.

“Sudahlah~ adikmu sudah selamat sekarang. Jiyeonah~ tolong kau gantikan baju IU” ujar Wooyong.

Jiyeon yang sedari tadi sudah ada disamping IU mengangguk. Dan mulai melepas pakaian IU. Setelah Wooyong dan Onew keluar tentunya.

***


IU POV

Aku sekarat~ badanku serasa sakit semua. Dan sepertinya suhu tubuhku tidak normal. Aku merasa demam. Aku meraih handuk kecil yang mendarat sempurna di dahiku. Apa yang terjadi padaku??? setelah kesadaranku terkumpul aku melihat keadaan sekitar dan sepertinya ini tendaku. Aku melihat kekiri dan kekanan, Taemin dan Jiyeon tidur menghimpitku.

“Jiyeonah~ Jiyeonah~” aku mengguncang tubuh Jiyeon pelan, dia menggeliat.

“Oh kau sudah sadar?? Bagaimana keadaanmu?? Apa kau merasa sakit?? Bagian mana???” pertanyaan dari mulut Jiyeon menghujaniku. Anak ini meskipun bodoh dia sangat menghawatirkan keadaanku.

“Gwenchana Jiyeonah~ keunde apa yang terjadi padaku???”

“Ah kau tidak ingat ya?? tadi siang kau tenggelam, dan Wooyong Sunbae menyelamatkanmu. Oya dia juga memberimu napas buatan”

“Mwo????” aku membulatkan mataku. benarkah yang dikatakan Jiyeon tadi?? Asshhh kurang ajar. Berani sekali dia memberiku napas buatan. Berarti ini sudah kedua kalinya dia menciumku. Dasar brengsek!!!

“Ne~ dan kau tahu? Wooyong sunbae terus menjagamu dari tadi siang. Dan sekarang dia sedang tidur diluar. Padahal cuaca sangat dingin” bisik Jiyeon sambil melirik keluar tenda.

“Jeongmalyo??? Lalu Key Oppa~ apa dia menghawatirkanku???”

“Ng… itu… “

To Be Continued__________

Mian jika kalian menemukan kejanggalan dalam kegiatan pecinta alam. Soalnya saya bener-bener ngarang Kekeke~ #ditimpuk readers.

36 thoughts on “[FREELANCE] Complicated Love (Part2)

  1. penasaran nungguin part 3nya…
    kira2 key kenapa ya?…
    hehehe…
    pengenya iu ma key…
    ditunggu y part 3nya…

  2. dear author.. ini saya smpe lumutan mantengin tiap hari berharap part3’ny muncul.. kok lama bgt yaa…
    well,, ceritanya amat sangat bagus dan amat sangat bikin penasaran.. lanjutin yaa..
    gomawoo,..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s