[FREELANCE] Complicated Love (Part1)

Author              : Nita Yuliani (Noona Flaming Carisma)

Main Cast        : IU, Wooyong, Key

Support cast   : all member shine, Park Jiyeon

Length              : Sequel

Rating                : General

Annyeonghaseyo~ author datang lagi niy, Mian ya kalo bosen!!!! Sebenarnya Main cast cerita ini tuh awalnya Minho. (Minho lagi Minho lagi) abis gimana donk author udah terlanjur jatuh cinta sama tuh orang, GUBRAKS!!!!  Tapi karena permintaan dongsaengku *Thya Puspita* jadi dirubah sama Wooyong, meskipun sempet sedih gara – gara Aa Minho gak dilibatin jadi pemain utama tapi yasudahlah daripada dongsaeng gw ngamuk – ngamuk n’ mogok makan tujuh hari tujuh malam, jd gw turutin aja ~hehehe

Jangan Lupa RCL yua_. Khamsahamnida!!!!

Cekidot

IU POV

Namaku adalah Lee Jieun tapi panggilan kecilku adalah IU, aku memiliki kakak laki – laki bernama Lee Jinki, sama halnya denganku dia juga memiliki panggilan kecil, panggilannya adalah Onew. Panggilan kecil kami diberikan oleh Appaku. Appaku bernama Lee Teuk dia adalah seorang koki disebuah restoran terkenal di Incheon, dan Eommaku??? Aku tidak mempunyai Eomma, dia sudah meninggal saat melahirkanku, tapi kami tidak merasa kesepian karena kami memiliki Appa sehebat Teuki Appa, dia bukan hanya Appa tapi juga Eomma bagi kami.

“PRINCESS~ SARAPAN SUDAH SIAP” teriak  Appa dari lantai bawah

“NE APPA AKU SEGERA TURUN” sahutku tak kalah nyaring.

Aku bergegas menyisir rambutku dan menyematkan jepit rambut favoritku berbentuk bintang dan berwarna biru, kuraih back – packu dan berlari menuruni anak tangga menuju ruang dapur,

“Selamat pagi” sapaku dengan senyuman yang semanis mungkin.

“Pagi Princess~ apa tidurmu nyenyak?” Tanya Teuki Appa yang sedang mengiris tomat untuk diletakan diatas roti.

“Heumb” jawabku sambil meminum segelas susu yang sudah tersedia di meja makan.

“Ya itu punyaku~ “ umpat Onew Oppa sambil memukul pundakku.

Aku tersedak karena kaget “Oppa~”

“Apa???” sungutnya sambil melototiku, aku mendesis pelan

“Sudah jangan bertengkar! Ini sarapannya, cepat habiskan” ucap Appaku

Pagi ini Teuki Appa menyiapkan roti bundar dengan isi pastrami, lettuce, tomat, keju, spread cheese, mayonnaise, dan thousand island Hemmmm yummy~

“Appa aku pergi!!!!!!” ucap Onew Oppa yang masih menyisakan sarapannya dan meminum habis segelas susunya.

“Yaak~ kenapa kau tak habiskan sarapanmu???” omel Teuki Appa.

“Mian Appa, pagi ini aku ada janji dengan Key, ada briping bersama anggota Club Pecinta Alam. aku sudah terlambat, Aku pergi!!!!” seru Onew Oppa sambil berlalu

Key Oppa??? Good~ ini kesempatan yang tak boleh ku sia2kan. Aku bisa bertemu dengan Key Oppa Kyaaaaaaa~

“Ya Oppa tunggu aku~ Appa aku berangkat juga”  ucapku dengan mulut penuh dan berlari menyusul Onew Oppa

“Ne~ hati2 dijalan ya!!!” seru  Appa sambil melambaikan tangannya pada kami.

@@@

“Kenapa kau ikut berangkat denganku? Inikan masih pagi” Tanya Onew Oppa yang masih tetap focus mengendarai motornya

“Ah Anniyo, aku hanya ingin berangkat bersama saja” ucapku berbohong hehe sebenarnya aku ingin bertemu dengan Key Oppa. Mian Oppa aku sudah berbohong padamu.

Yaa Key Oppa adalah sahabat Onew Oppa, aku memang menyukai Key Oppa saat kami pertama kali bertemu, dia sangat tampan dan juga baik hati tidak seperti Oppaku yang jail dan menyebalkan ini (HAH??? Gagz kebalik tuh? Yang ada si Key yang suka nyebelin!!! *dilempar sapu ama Key)

Flashback

“Aku pulang!!!!” ucapku lemas saat tiba dirumah

“Kau sudah pulang?? ganti baju baru makan” Ucap Onew Oppa

“Ne~’ sahutku malas, aku menyeret backpacku dan menaiki anak tangga. Sebenarnya aku sedang tidak berselera, tapi aku takut Onew Oppa marah karena aku tidak memakan masakannya.

Aku memasuki kamar  Appa, Aku ingin sekali cerita soal kejadian tadi disekolah. tapi sepertinya dia belum pulang?? Aku mendengus kesal, baiklah aku akan cerita pada Onew Oppa saja meskipun ia sedikit tidak waras tapi setidaknya bebanku berkurang.

Aku memasuki kamarnya yang bersebrangan dengan kamarku “Oppa aku ingin cur…hat.” Kata2ku terhenti. Siapa namja yang ada dikamar Oppaku??? Siapa dia??? Tampan sekali!!! Jantungku sepertinya berhenti berdetak saat dia tersenyum kearahku.

“Annyeong, kau mencari Onew???” tanyanya membuyarkan lamunanku, Aku mengangguk, mataku terus memandang wajahnya, dan sepertinya air liurku hampir menetes.

“Dia sedang kekamar mandi. Kau IU kan dongsaengnya Onew??? Aku Key teman satu kelasnya” paparnya sambil mengulurkan tangan kearahku. Aku membalas uluran tangannya, hangat sekali.

“Neomu kyeopta”pujinya.

Dia bilang apa tadi?? Aku kyeopta??? Kyaaaaa~ .

“Khamsamnida” ucapku, dia hanya tersenyum LAGI kearahku. Aigo~ Senyumannya bagaikan aliran listrik yang membuat tubuhku bergetar hebat, untuk sejenak aku merasa terbang diudara bersama Key Oppa.

PLETAK

Sebuah jitakan mendarat dikepalaku dan menghancurkan semua lamunan indahku bersama Key Oppa.

“Awww Appo, Yaak~ Lee Jinki!!!!” umpatku, aku meringis kesakitan

“Heh sedang apa kau disini???” tanyanya

Aku tak menjawab aku hanya mendesis dan menatapnya dengan mata evilku.

“Waeyo???” sungutnya sambil melotot kearahku, Key hanya terkekeh melihatnya.

Hassshhh si Lee Jinki itu menyebalkan, gerutuku kesal. aku pergi dari kamarnya seraya membanting pintu. Aku memasuki kamarku, aku teringat kembali dengan namja yang tampan tadi, Kyaaaaaaaaa Key Oppa~ Johae!!! Teriaku sambil meloncat2 diatas kasur.

Flashback end

***

30menit kemudian Aku dan Onew Oppa sampai. Key Oppa sudah berada diparkiran dan berdiri disamping motornya.

“Mian aku terlambat” ucap Onew Oppa memarkirkan motornya disebelah motor Key Oppa.

“Ah anniyo, aku juga baru sampai” sahutnya dan tersenyum kearahku “Pagi  IU” lanjutnya menyapaku, aku hanya tersenyum kearahnya sembari membungkukan badan.

Aku mengekor dibelakang Onew Oppa, Mataku tak pernah berhenti menatap Key Oppa, bagaimana cara ia berbicara, bagaimana ia tersenyum semuanya tak pernah lepas dari pandanganku. Ya Tuhan engkau menciptakannya begitu sempurna dimataku.

“Sudah masuk kelas sana! Sampai kapan kau akan mengikuti kami?” seru Onew Oppa yang membuyarkan lamunanku

“IU kami masuk dulu, kau tidak apa-apakan jalan kekelas sendirian???” Tanya Key Oppa

Aku celingukan, ternyata ini sudah didepan aula. Aku tidak menyadarinya karena terlalu focus dengan duniaku yang baru yaitu memperhatikan Key Oppa hihi

“Ah Ne Oppa gwenchana~” sahutku, Key Oppa hanya tersenyum dan mengacak rambutku lembut

Onew dan Key Oppa memasuki aula, aku membalikan tubuhku saat mereka hilang dari balik pintu.

***

Hari ini Nam Seosangnim memerintahkan kelasku untuk meneliti setiap tanaman yang ada di sekolah. Aku dan sahabatku, Jiyeon. mengadakan penelitian dimulai dari kebun belakang sekolah. Tatapan kami tertuju pada sebuah kerumunan, disana ada Wooyong beserta kedua temannya yang setia yaitu Kim Jonghyun dan Choi Minho  sedang mengerumuni Taemin, siswa dengan kacamata super tebal.

Wooyong and the gank adalah sunbaenimku, mereka seangkatan dengan Onew Oppa hanya saja mereka tidak satu kelas, aku tidak menyukai namja ini karena sifatnya yang angkuh dan juga suka menggencet siswa – siswa yang lemah dan tak berdaya.

Aku menghampiri mereka, Jiyeon sempat melarangku untuk berurusan dengan Gank Wooyong, tapi aku tak peduli itu, aku tak bisa diam saja melihat ketidak adilan terjadi didepan mataku.

“HEY KALIAN~ BERHENTI MENGGANGUNYA!!!!” teriakku sambil berkacak pinggang, sontak mereka menoleh

Jiyeon menarik tanganku untuk kembali tapi aku terus maju menghampiri mereka.

“Hey kau~ lepaskan Taemin” ucapku menunjuk muka ketua mereka yaitu Jang Wooyong

“Wow wow wow ada wonder women ternyata, baik akan kulepaskan si pabo ini tapi apa jaminannya???” ucapnya menantangku,

“Mwo? Jaminan?”

“Ne~. Kalau kau mau memberi jaminan pada kami, sebagai gantinya aku akan melepaskan si pabo ini” ucap Wooyong lagi sambil menepuk – nepuk bahu Taemin, kulihat wajah Taemin sudah sangat pucat dia sepertinya sangat ketakutan.

“Baik~ apa yang kalian inginkan?” tanyaku menantang, kulihat mulut Jiyeon komat – kamit sibuk berdoa. aku sempat merinding melihat mereka saling menyeringai satu sama lain.

“Ok!!! Cium aku” ucapnya sambil menyeringai

“Yaak~ Neo Jang Wooyong” aku berteriak dan berniat menamparnya tapi

BRRRRRUUUG

Kakiku tersandung batu, dan terjatuh kearah Wooyong, kulihat dia meraihku tapi dia juga terpeleset akhirnya kami jatuh bersama dalam posisi aku berada diatas tubuhnya, aku membelalakan mataku karena bibir kami saling bersentuhan.  Aku segera bangkit.

“Yaak~ Jang Wooyong  mwohaneungeoya???” sungutku, aku terus  mengelap bibirku kasar.

“Yaak~ aku hanya ingin menangkapmu tadi, seharusnya kau berterima kasih padaku karena setidaknya kau jatuh diatas tubuhku”

Apa? berterima kasih padanya? Setelah dia mengambil ciuman pertamaku aku harus berterima kasih padanya? Cih~

“Mwo??? Asssh dasar maniak” umpatku

Aku mendesis sambil mencak – mencak dan berlari menuju toilet. Taemin dan Jiyeon menyusul.

Dasar brengsek!!!! Dia sudah mencuri ciuman pertamaku. Ashh igeo eoteokhe??? impianku memberikan ciuman pertama untuk orang yang aku cintai sudah hancur. Haaassshh dasar brengsek!!!!

Aku membasuh mukaku dan mengelap bibirku dengan kasar, kenapa jantungku berdetak cepat ya??? Aku terus memegangi dadaku berharap detak jantungku kembali normal.

“IU-ah gwenchanayo??” Tanya Taemin yang menerobos masuk ketoilet wanita yang diikuti oleh Jiyeon.

“Igeo eoteokhe???” ujarku terus mengelap bibirku dengan kasar

“Mian ya IU, gara – gara aku kau jadi seperti ini!!!!” ucap Taemin dengan muka penuh penyesalan, aku jadi  tidak tega melihatnya.

“Sudahlah Taemin ini bukan salahmu” sahutku,

“Sudah berhenti mengelap bibirmu, kalau kau terus menggosoknya seperti itu bibirmu akan lecet” sergah Jiyeon.

Tapi tangisku kembali menyeruah memecah ruangan toilet, Jiyeon dan Taemin sibuk menenangkanku!!!!

***

Author POV

IU, Jiyeon dan Taemin sedang menyantap makan siang di kantin, semenjak insiden itu Taemin memang selalu menempel dan mengikuti kemanapun IU dan Jiyeon pergi.

“Hey pelan – pelan kalau makan!!!” Jiyeon yang sedari tadi memperhatikan cara makan IU akhirnya complain juga.

“Ahh aku tidak peduli aku lapar!!!!” sahutnya cuek

“Kenapa dikantin hanya ada namja, para yeoja kemana???”Tanya Jiyeon sambil melihat ke setiap sudut ruangan kantin.

“Assshhh sifat pelupamu parah sekali, hari inikan ada jadwal latihan basket” ucap Taemin tanpa mengalihkan pandangannya dari buku super tebal yang tengah ia baca. Jiyeon memang memiliki sifat pelupa yang sangat akut, bahkan pernah suatu ketika ia lupa jalan pulang.

“Memang semua siswa disekolah kita masuk tim basket ya? kok semuanya ikut latihan?” Tanya Jiyeon dengan ekspresi bingung.

“OMO~ ternyata kau ini bukan hanya pelupa tapi juga pabo” umpat Taemin mengetuk – ngetuk jidat Jiyeon.

“Hey jangan sentuh itu, nanti poniku rusak tau” dongkol Jiyeon sambil membenarkan letak poninya.

“Hari ini ada latihan tim basket, dan kau tau kan siapa kapten basket sekolah kita?”

“Jang Wooyong?” sahut Jiyeon sedikit ragu

“Yaap tepat sekali, seluruh yeoja disekolah ini sedang melihatnya, dan para yeoja bukan hanya melihat Jang Wooyong tapi juga melihat beberapa anggota tim basket yang terkenal dengan ketampanannya.” papar Taemin

“Memang siapa mereka?? Bukannya tim basket hanya terdiri dari Wooyong and the Gank ya?” IU ikut nimbrung

“Sekarang ada anggota baru~ mereka senior kita, Lee Jinki dan Key. Mereka dari club pecinta alam.”papar Taemin lagi

IU mendongak ketika mendengar nama yang sudah tidak asing lagi bagi telinganya.

“Kajja kita juga lihat mereka!!!” ucap IU menarik tangan kedua sahabatnya. Jiyeon dan Taemin terombang – ambing mengikuti langkah IU.

@@@

IU POV

Aku hanya melongo melihat kondisi lapangan basket yang sudah bejibun dengan penonton, ini sih bukan nonton latihan tapi lebih mirip sedang nonton konser, para yeoja sedang meneriaki idola mereka sambil membawa berbagai macam spanduk atau apalah namanya. Banyak para yeoja yang meneriaki nama Wooyong,

‘Cih~ apa hebatnya si Jang Wooyong itu? eh yang meneriaki nama Key juga tidak sedikit, lalu apa? Onew? Mereka menyebut nama Onew? Apa tidak salah mereka mengidolakan kakakku yang sarap itu?’  #PLAK *ditabok Jinhya)

Aku  mencari – cari sosok Key, ‘yaa itu dia. Dia sedang bersama Onew Oppa dan beberapa namja lainnya. OMO~ dia tampan sekali!!!’

Aku melambai – lambaikan tanganku pada Onew Oppa padahal tujuan hatiku adalah mencari perhatian dari Key Oppa, tapi Haaasss si sarap itu bukannya membalas melambai padaku malah membuang muka begitu saja tapi siapa itu? Bukankah dia Jang Wooyong? Apa yang dia lakukan? kenapa melambai kesini? ‘Hueeeekkkss apa maksudnya dia melakukan hal yang menjijikan itu???’

Para yeoja yang ada disekitarku menjerit histeris saat Wooyong melakukan Kissbye dan mengedipkan matanya dengan genit ‘Cih~ menjijikn sekali’

Tunggu~ Key Oppa melambai tangan kearah sini!!! Kyayaaaaaaaa Key Oppa >/////<

***

Wooyong POV

Hampir seluruh siswa di sekolah ini tumpah kelapangan basket, tapi tetap yang mendominan adalah kaum yeoja, mataku terus mencari yeoja yang selama ini menggangu pikiranku, dia IU yeoja pertama yang berani menentang kegagahanku, dia cukup menarik perhatianku selama ini. gayanya yang cuek tapi tetap menyisakan kecantikan yang alami diwajahnya. Satu hal lagi yang membuatku tertarik padanya, dia tidak pernah berdiam berdiri jika melihat suatu ketidak adilan terjadi disekitarnya.

Itu dia!!! dia datang bersama dua serdadunya, Jiyeon dan si pabo Taemin. Kulambaikan tanganku padanya! Aku memang suka sekali menggodanya, apalagi setelah insiden ciuman itu, wajahnya sering merah jika bertemu denganku, dan itu membuatku semakin ingin menggodanya!!!

***

Author POV

Pagi ini IU sedikit terlambat, ia mempercepat langkahnya menuju kelas.

“Hay princess”

IU menghentikan langkahnya, Oh tidak! Suara ini adalah suara yang selalu ia hindari. Kenapa orang ini selalu mengikutinya.

IU memutar tubuhnya, dihadapannya kini ada Wooyong and the gank. IU menarik napas dalam.

“Hey, kenapa wajahmu merah setiap kali melihatku? Apa kau masih ingat dengan ciuman kita?” goda Wooyong yang diiringi kekehan kedua sahabatnya.

“Mwo??? Dasar pabo!!! Wajahku merah karena kau selalu membuatku marah, jadi tidak usah percaya diri terlalu berlebihan” ucap IU dan membalikan tubuhnya hendak berlalu, tapi Wooyong menarik tangannya dan menghimpitnya kedinding.

“Jinja??? Kau benar – benar tidak menyukaiku??” bisik Wooyong menatap IU lekat.

Jantung IU berdetak sangat cepat, kini jarak mereka sangat dekat.

“Yaak~  lepaskan aku???” ucap IU sengit

“Wae?? aku suka saat seperti ini”

“Mwo???”

“Kau maukan jadi yeojachinguku?”

“Mwo? Cih~ Sireoh!!! Meskipun hanya ada kau namja didunia ini aku tidak akan pernah menyukaimu!!!”

“Jinja?? Tapi kalau kau yang berbalik menyukaiku bagaimana?”

“sudah kukatakan padamu itu tidak akan terjadi”

“Aigoo kalau sedang marah begini kau tambah manis saja” ucap Wooyong mengucek rambut IU pelan dan berlalu.

“Yaak~” teriak IU kesal sambil menghentak – hentakkan kakinya.

***

Sekolah saat ini sudah agak sepi, maklum saja karena jam pelajaran sudah selesai 1jam yang lalu. IU berjalan diatas rumput taman tanpa menggunakan alas kaki, ia menghirup napas dalam – dalam. Entah ia dapatkan teori ini dari mana tapi yang jelas ini adalah cara yang ampuh untuk menhilangkan stress.

IU menyandarkan tubuhnya dibawah pohon besar, kini napasnya sudah kembali tenang. Wooyong memang selalu membuat jantungnya tidak pernah berdetak dengan normal.

“Sudah agak baikan sekarang???”

IU menoleh pada suara yang telah sukses membuatnya kaget.

“Oh Key Oppa” seru IU dengan senyum manis yang tersungging dari bibirnya.

Key duduk disamping IU dan ikut menyandarkan tubuhnya dibawah pohon besar “Apa yang kau pikirkan? Sepertinya kau tertekan sekali???” tanyanya penuh selidik

“Ah anniyo~ hanya terlalu banyak tugas saja” ucap IU berbohong

“Jangan terlalu dipikirkan, itukan memang tugas kita sebagai pelajar. Dan jika kau butuh sesuatu datang saja padaku” ucap Key memegang kepala IU lembut

“Ne Oppa~ khamsahamnida!!!” sahut IU yang sedari tadi tak melepaskan pandangannya dari Key.

“Oya Oppa kenapa kau masuk tim basket? Bukankah kau ketua Club Pecinta Alam bersama dengan Onew Oppa???” lanjut IU

“Ne~ awalnya kami yang mengajak Wooyong untuk bergabung dengan tim pecinta alam, tapi dia mengajukan syarat akan masuk club jika kami juga masuk tim basketnya” papar Key

“Mwo??? Apa hebatnya sipembuat onar itu???”

“Jangan salah, dia siswa yang cerdas. Hanya saja sifatnya yang cuek dan selengean seperti itu tidak akan ada yang menyangka bahwa dia punya otak diatas rata – rata” papar Key

IU tercengang mendengar pemaparan Key tentang Wooyong, pemikirannya tentang Wooyong sekarang sedikit lebih baik, setidaknya dia tidak terlalu bodoh!!!

“Aigoo~ sebenarnya aku masih ingin mengobrol denganmu tapi sepertinya anggota Clubku sudah menunggu, aku pergi. kau hati – hati ya!!!” ucap Key mengucek rambut IU lembut.

IU menatap punggung Key yang semakin menjauh darinya, ‘Kau begitu dewasa, nyaman sekali berada disampingmu!!!” desah IU

***

beberapa hari kemudian

IU sekarang sedang tidak bisa berkonentrasi, otaknya dipenuhi dengan Key. namja itu berhasil membuat IU mealting. Tapi tiba-tiba bayangan Wooyong muncul dan mengusir bayangan Key yang sedang melayang-layang diotaknya.

“Assshhh orang itu membuatku gila” gumam IU yang mengagetkan sahabatnya, Jiyeon. seketika Jiyeon mengernyitkan keningnya dan mengangkat alis matanya sebelah.

“Hey apa yang kau pikirkan???” Tanya Jiyeon yang membuyarkan lamunannya.

“Ah anniyo~” sahut IU gelagapan dan segera mengalihkan pandangannya pada buku pelajaran.

“Heemmm~ kau menyukainya ya???”

“Mwo??? Yaak~ Jiyeon-ah apa maksudmu???” Tanya IU pura-pura tidak mengerti

“Sudahlah jangan berbohong kepadaku, aku tau itu.”

“Ah kau tahu rupanya. Memangnya terlihat jelas ya???” Tanya IU sambil cengengesan dan menggaruk kepalanya yang tak gatal

“Tentu saja, cepat katakan padanya sebelum direbut yeoja lain. Dia kan popular disekolah ini!!!”

IU hanya terdiam, mengatakan perasaanya pada Key??? Yang benar saja??? Tapi ia juga tidak mau jika ada yeoja lain yang mengatakan cinta pada Key. Tapi bagaimana caranya??? Gumam IU dalam hati

“Yaak~ Kenapa kalian meninggalkanku huh???” tiba-tiba Taemin datang dengan tampang kesal, IU dan Seungmi meninggalkan Taemin yang tengah asik membaca di ruang perpustakaan saat istirahat pertama. Taemin tidak mendengar ajakan dari Jiyeon untuk kembali kekelas.

“Huh?? aku kira kau mengikuti kita tadi??? Mian ya Taemin” ucap Jiyeon dan IU bebarengan sambil memasang wajah mengiba dan penuh penyesalan

“Ash dasar kalian ini, jangan pernah meninggalkanku lagi, Arra???”

“Ne, Arrasso” sahut keduanya dan menggandeng lengan Taemin.

“Tapi ada apa ini??? Aku dengar kalian bicara serius sekali???” Tanya Taemin penuh selidik

Jiyeon menarik kepala Taemin dan berbisik “!@#$%^&*&^%*$#@!”

“Jinja??? Jadi kau menyukai…..” IU dan Jiyeon langsung membekap mulut Taemin

“Sttttt jangan berisik” bisik IU. Taemin mengangguk2an kepalanya sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya. IU menghela napas lega. Ia tidak ingin satu sekolah tahu tentang perasaanya pada Key.

“Jadi bagaimana??” Tanya IU

“Sudah jangan khawatir serahkan semuanya padaku” sahut Jiyeon meyakinkan.

***

Jiyeon menyuruh IU untuk mengatakan cinta lewat surat saja, selain lebih romantic surat juga lebih sopan (?). IU menuangkan semua perasaannya disecarik kertas berwarna pink, entahlah tapi menurut Jiyeon warna pink adalah perwakilan perasaan saat kita sedang jatuh cinta.

Ini kertas yang ke 99 yang IU lempar ke tempat sampah, ia merasa kata-katanya terlalu berlebihan. Ia tidak ingin tiba-tiba Key muntah setelah membaca surat darinya. Yap~ ini kertas yang ke 100 yang IU lempar ketempat sampah.

“Yaak~ sampai kapan kau selesai menulis???” umpat Jiyeon yang sedang memasukan jamur crispy dengan tangannya

“Aku tidak mempunyai kata-kata yang bagus” desah IU sambil menelungkupkan wajahnya diatas meja.

“Tidak perlu kata-kata yang bagus, yang penting tulis semua yang ada dihatimu sekarang, itu lebih tulus dan juga nyata” jelas Taemin

“Kau benar Taemin” ucap IU dengan mata berbinar dan sekarang ia kembali menulis.

“IU-ah apa masih ada air??kami kekuarangan air?” Tanya Jiyeon yang mengangkat botol minuman yang tengah kosong

“Ambil sendiri dikulkas aku sedang konsentrasi” jawab IU tanpa mengalihkan pandangannya.

Jiyeon memberi kode kepada Taemin untuk mengambil air ke bawah

“Sireoh!!! Aku malu dengan Teuki Ajusshi aku sudah mondar-mandir mengaduk2 isi kulkasnya, sekarang giliran kau yang mengambil air, aku mau ketoilet” ujar Taemin sambil berlalu memasuki toilet dikamar IU.

Jiyeon mendengus kesal dan pasrah turun kebawah untuk mengambil air.

***

Jiyeon POV

Ash dasar si Taemin mengambil air saja tidak mau, awas ya kalau dia minta tak akan kuberikan, kalau mau silahkan ambil sendiri kebawah, ini punyaku!!!

Aku menaiki anak tangga dengan terus menggerutu.

Tapi kamar IU yang mana ya??? kiri atau kanan??? Aigoo aku lupa kamar IU yang mana??? Asshh kenapa sifat lupaku mesti kambuh disaat seperti ini. Kiri atau kanan ya??? Hemm baiklah pakai instingku saja kamar yang kiri. Aku membuka pintu kamar sebelah kiri dengan perlahan

“IU –ah …”

Aigo~ ternyata aku salah masuk kamar, namja yang sedang bermain gitar itu menatap aneh kearahku. Assshhh dasar Pabo memalukan sekali.

“Jeosonghamnida sepertinya aku salah masuk kamar” ucapku, namja itu melirik kearahku dan tersenyum OMO~ tampan sekali dia, apa dia Lee Jinki?? Tuhan apa yang terjadi dengan jantungku??? Kenapa tiba-tiba berdetak sangat cepat, kurasakan kakiku seperti melayang diudara, air liurku hampir menetes karena mulutku sedikit terbuka karena melihat ketampanannya.

“Gwenchanayo???” namja itu menghampiriku dan menjentikan jarinya kedekat mataku, aku tersentak dan kembali mengumpulkan seluruh kesadaranku

“Ah gwenchana, Mian aku harus segera pergi” ujarku seraya membanting pintu keluar dari kamar itu dan segera masuk kekamar yang ada diseberangnya.

***
Onew POV

Kulempar buku pelajaran yang sudah sejam yang lalu menyita waktuku, otakku sudah buntu aku lelah mengerjakan soal-soal angka itu. Baiklah saatnya menghilangkan stress dengan bermain gitar sebentar. Kuraih gitar yang terletak disamping tempat tidurku, kupetik senarnya sehingga membentuk sebuah irama dari lagu favoritku, Julliete!!!

aku menghentikan aktifitasku saat ada seorang yeoja memasuki kamarku dan memanggil nama dongsaengku, dia hanya mematung melihat kearahku, kutatap ia dengan pandangan yang sedikit aneh

“Jeosonghamnida sepertinya aku salah masuk kamar” ucapnya dengan suara yang sangat lembut, aku tersenyum kearahnya. Dia yeoja yang manis dan polos.

Ada apa dengannya??? Kenapa dia terus melihatku dengan tatapan seperti itu??? Ku coba menghampirinya dan menjentikan jariku agar ia sadar “Gwencahanyo???” tanyaku membuyarkan lamunannya

“Ah gwenchana, Mian aku harus segera pergi” sahutnya sambil berlalu pergi dengan membanting pintuku

Kenapa dia??? Aneh sekali!!! Tapi dia sangat manis. Aku kembali melantunkan lagu Julliete dengan diiringi petikan gitarku.

Juliette ohh

Jeh bahl nahl ba da jwa yo

Juliette ohh

Dahl kom hee jom duh dahl kom ha geh

Sok sa guh na eh serenade

***

Author POV

IU menarik napas, jantungnya berdetak cepat. ia sekarang sedang berdiri didepan loker milik Key, ia berniat menaruh surat cintanya disini, ia tidak mempunyai keberanian yang cukup untuk memberikannya secara langsung.

“Jiyeon-ah benar ini lokernya???” Tanya IU kurang yakin, ia takut kalau loker ini bukan milik Key

“Benar, aku sudah bertanya pada sumber yang terpercaya. Aku juga mengikutinya seharian ini dan ini memang benar loker miliknya” ucap Jiyeon yakin

Taemin yang diperintahkan untuk mengawasi keadaan sekitar datang dengan napas tersenggal-senggal, “IU-ah cepat orangnya datang”

“Cepat taruh suratnya disana” ujar Jiyeon panik, IU ikut2an panik dan segera meletakkan surat itu melalui celah kecil pintu loker

“Kau sudah menulis namamu kan???” Tanya Taemin memastikan, IU mengangguk.

“Cepat kita sembunyi, kita harus pastikan dia menerima suratmu dan membacanya” ujar Jiyeon menarik tangan IU pergi dari sana dan bersembunyi, Taemin mengekor mengikuti kedua sahabatnya.

Mereka  mengintip dari balik tembok untuk memastikan bahwa Key membaca surat dari IU. IU tercekat ketika yang datang bukan Key melainkan Wooyong.

To Be Continued__________

YANG UDAH BACA WAJIB KOMEN!

24 thoughts on “[FREELANCE] Complicated Love (Part1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s