We Got Married!! [PART 1]

Author: Kim Yuraa

Main cast: Cho Kyuhyun, Choi Kyuna

Support cast: Joonghyun, Key, Lee Jieun, Siwon, Minho, Tiffany, Yuri

Length: Sequel

Genre: Commedy, Romance, Family

Author POV

Dentuman musik yang sangat keras menggema di dalam Liquid, sebuah kelab malam mewah di daerah Las Vegas. Gemerlap lampu menyala seirama dengan hentakan music disana. Seorang pria dengan wajah khas Asia memasuki kelab itu, agak angkuh memang tapi itu daya tariknya! Banyak mata yang menatap kearahnya mayoritas adalah para wanita, sampai akhirnya laki-laki itu berhenti di meja bar.

“vodka” ucapnya ringan sambil mengangkat telunjuk kanannya.

“Hey bro! Tumben sendirian? Dimana Joonghyun?” tanya sang bartender sambil tetap membuatkan segelas vodka untuk laki-laki di depannya itu.

“Biasa… dia lagi cari mangsa di Luxor (kelab malam mewah)! Thanks” ucap laki-laki itu sambil meminum vodkanya tanpa canggung.

“tsk, kalian ini memang seperti bank berjalan. Pantas saja wanita tak bisa melepaskan kalian begitu saja! hahaha” laki-laki itu dan bartender tertawa bersama.

“hey handsome…” dua wanita cantik nan seksi menghampiri laki-laki itu sambil tersenyum menawan.

“apa kubilang… ckckck” kata bartender sambil geleng-geleng kepala melihat dua wanita itu dengan gamblang mencium pipi laki-laki dihadapannya secara bersamaan.

“aku pesan Margarita (tequila dengan kadar alcohol rendah yang dicampur dengan jus lemon)” ucap wanita yang memakai mini dress berwarna merah marun, sangat kontras dengan kulitnya yang seputih susu.

“uhmmm… White Russian (vodka dengan campuran liquer kopi dan krim diatasnya)” ucap satu wanita lagi yang memakai mini dress tanpa lengan.

“pilihan yang tepat untuk kalian wanita cantik… minuman akan segera datang” sebelum meninggalkan meja bar, bartender tadi sempat mengedipkan mata menggoda membuat wanita-wanita itu tertawa.

“kenapa kau tak menghubungi kami kalau ada disini? Untung tadi Selena sempat melihatmu” wanita yang memakai mini dress tanpa lengan (yang ternyata bernama Selena) itu mengangguk dan mempererat pelukannya di lengan laki-laki itu.

“tadi sebenarnya aku ingin ke Luxor, tapi entahlah… mungkin karna ada kalian aku jadi belok ke sini” jelas laki-laki itu membuat para wanita menjadi tersenyum lebar.

“aaah… kamu memang yang terbaik!” seru wanita dengan mini dress merah marun sambil mencium bibir laki-laki itu. tanpa penolakan laki-laki itu juga membalas ciumannya dan mempererat pelukan di pinggang wanita ber dress merah.

“helloooo…. Kalian tidak sendirian. Mana bagianku?” gerutu Selena manja membuat laki-laki itu gemas dan langsung menyambar bibir seksinya. Setelah bermain-main sebentar tangan laki-laki itu memeluk kedua wanita itu.

“baiklah, sebagai permintaan maaf aku traktir kalian berbelanja sepuasnya!” tanpa bertele-tele kedua wanita itu memeluk laki-laki itu dengan riang gembira. Ini tujuan utama mereka sebenarnya, harta laki-laki itu!

Tapi beberapa saat kemudian sekelompok orang dengan memakai jas serba hitam menghampiri laki-laki itu. “maaf apakah anda yang bernama Cho Kyuhyun?” tanya salah satu orang dari kelompok itu. Walaupun sedikit ragu tapi laki-laki itu mengangguk juga.

“benar, aku Choi Khyuhyun. Kenapa?” jawab Kyuhyun dingin. Orang yang bertanya tadi menoleh belakang ke arah pasukannya kemudian mengangguk pelan, seakan memberi isyarat. Sedetik kemudian dua orang berbadan atletis sudah menyegel lengan kanan dan kiri Kyuhyun.

“APA YANG KALIAN LAKUKAN?!? LEPASKAN AKU!!! SIAPA KALIAN???” teriak Kyuhyun berang sambil mencoba melepaskan diri tapi, nihil kekuatannya tak sebanding dengan laki-laki berbadan atletis itu.

“maafkan saya, tapi ini perintah tuan besar. Kami diminta untuk membawa anda kembali ke korea” mata Kyuhyun terbelalak mendengar ucapan orang itu. Saat hendak membalas perkataan orang tadi tiba-tiba ada orang yang membekap mulut dan hidung Kyuhyun dengan kuat dari belakang.

“hhmmppp… hhmmppp!!!!”

Tidak perlu menunggu lama untuk melumpuhkan Kyuhyun, hanya beberapa detik saja tubuh itu sudah lemas diam tak berkutik dan langsung dibopong salah satu orang dengan tubuh yang sangat kekar. Merasa tugasnya telah selesai kelompok tadi langsung bergegas meninggalkan Liquid.

Dua wanita yang tadi sempat menemani kyuhyun hanya bisa terdiam tanpa bisa bergerak sedikitpun. Tubuh mereka bergetar ketakutan. Saat menyadari kelompok orang menyeramkan tadi sudah menghilang mereka saling berpandangan seakan tak percaya dengan apa yang barusan terjadi.

“KKKYYAAAAAA!!!!!!!!!” teriak mereka bersama saat menyadari barang berharga mereka menghilang! Choi Kyuhyun!!!

***

Dikediaman keluarga Choi Siwon (Seoul, Korea Selatan)

Makan malam kali ini sebenarnya sama saja seperti makan malam sebelumnya. Tapi ada satu hal yang mengusik semua orang yaitu suara bising dari gesekan antara pisau dan piring. Tak ayal semuanya jadi menatap sosok namja yang membuat kegaduhan itu.

Namja itu sedang memandang makanannya dengan tatapan kosong, dia tidak sadar bahwa banyak pasang mata yang menatap kearahnya dengan geram. Dari tadi yang dia lakukan hanya mengiris-iris steak yang sebenarnya sudah sangat empuk tanpa memakannya sedikitpun.

“Stop it Key!!! Lihat steakmu hampir menjadi bubur tau!!!” seru wanita yang ada disamping Key dengan sebal membuat namja itu tersentak kaget.

“oh, eh… mianhae noona” jawabnya singkat kemudian menusuk potongan daging yang sangat kecil hasil perbuatannya tadi. Wanita yang tadi menegurnya malah mengerutkan kening bingung, tidak biasanya dongsaengnya ini patuh terhadapnya begitu saja.

“apa perlu koki membuatkan steak lagi untukmu key?” tanya Choi Siwon sambil menatap steak milik Key yang sudah tak berbentuk.

“ah.. tidak perlu appa, aku akan memakannya” dengan perlahan Key memakannya, semua orang yang melihatnya pasti tahu kalau dia sedang tidak nafsu makan sama sekali!

“oh ya appa, sepertinya perusahaan STORM dari Amerika itu tertarik untuk ikut bergabung dengan perusahaan kita. Mereka tertarik dengan bisnis perhotelan yang baru saja kurancang dengan rekan-rekan bisnis appa. Tinggal meyakinkan sedikit lagi maka mereka akan bersedia menginvestasikan sebagian sahamnya pada kita. Dan bisnis perhotelan kita kali ini pasti akan sukses besar!” ucap wanita di sebelah Key dengan semangat.

“Bagus Kyuna! Ini awal yang bagus untuk meniti karirmu, pastikan bisnis kali ini berhasil dan appa yakin kau akan menjadi pengusaha muda yang sukses. Aku tidak menyesal sudah menyerahkan salah satu perusahaan appa kepadamu. Dan kau Key, tolong bantu noonamu untuk membujuk perusahaan STORM agar mau menginvestasikan sahamnya pada kita. Kau kan ahlinya dalam hal seperti ini. Semakin cepat kau berangkat ke Amerika semakin baik. Bagaimana?” tanya appanya dengan antusias.

“Key!” panggilan appanya kali ini mampu membangunkan Key dari lamunannya.

“Ne?” tanya Key bingung.

“kau mau membantu noonamu dalam bisnisnya ini kan?” tanya appanya sekali lagi.

“oh… tentu saja” jawab Key sambil tersenyum datar, walaupun dia tidak mengerti apa maksud appanya tadi. “You’re so weird!” bisik Kyuna sambil menatap Key dengan tajam. Kemudian dia melanjutkan makannya lagi.

“Apa kau baik-baik saja? Apa ada masalah Key?” tanya umma Key khawatir kepada anaknya yang dari tadi tampak ling-lung. Insting seorang ibu memang tidak bisa diragukan lagi!

“uhm… sebenarnya…” ucap Key pelan tapi mampu membuat semua keluarganya berhenti makan dan menatapnya lekat-lekat. Suasana menjadi hening membuat Key menjadi salah tingkah.

“se… sebenarnya…” lagi-lagi Key menggantung kalimatnya membuat semua orang penasaran.

“Cepat katakan pabo!” bentak Kyuna sambil memukul kepala Key dengan keras.

“Aww… appoyo noona!” teriak Key kesakitan. Orang tua mereka hanya bisa diam tanpa mencoba melerainya mungkin mereka sudah terbiasa melihat prilaku kedua anaknya yang memang tidak bisa akur ini.

“ada apa sebenarnya Key?” tanya appanya tegas sambil menatap Key dengan serius. Key menghela nafas dalam-dalam.

“umma, appa, sebenarnya a… ak… aku ingin melamar Lee Jieun! Aku ingin segera menikah dengannya!” ucap Key dengan lantang tapi mampu membuat semua orang sesak nafas! Ini sungguh diluar dugaan mereka.

“MWORAGU?????” teriak semuanya tak percaya.

“APA KAU MENGHAMILINYA?!?” teriak Kyuna dengan mata melotot.

“ANIYA! TIDAK MUNGKIN NOONA!!!” teriak Key tak kalah keras merasa tersinggung dengan pertanyaan Kyuna.

“umma, appa… kalian tau kan aku dan Jieun sudah lama sekali pacaran. Walaupun aku masih berumur 22 tahun, tapi aku sudah termasuk mapan dan sudah mempunyai penghasilan sendiri. jadi aku sudah merasa siap untuk menikahi Jieun” jelas Key dengan wajah gelisah karena mendapat respon buruk dari keluarganya. Semuanya masih tidak percaya dengan apa yang diucapkan Key barusan.

“Andwe… Andwe!!!” ucap umma mereka sambil memegangi dadanya yang tiba-tiba terasa sesak. Dia tidak percaya bahwa anaknya yang selama ini dianggapnya masih kecil tiba-tiba sudah meminta untuk menikah!

“yeobo! Gwenchana?” Choi Siwon langsung menopang tubuh istrinya yang sangat lemas itu.

“umma, minum air ini” kyuna menyodorkan segelas air putih agar membuat ummanya sedikit tenang. Sedangkan Key semakin merasa bersalah karena membuat ummanya seperti ini.

“umma, gwenchana?” tanya Key khawatir sambil memegang tangan ummanya. Setelah meminum air putih kondisi umma mereka memang sudah sedikit lebih tenang.

“Bukannya melarangmu menikah Key, tapi kau tidak bisa meloncati noonamu seperti ini” ucap umma mereka dengan pelan, membuat Key semakin bingung.

“kau tidak boleh menikah sebelum noonamu menikah duluan!” ucap appa mereka menjelaskan maksud istrinya tadi.

Mendengar semua itu wajah Key berubah pucat pasi, tubuhnya tiba-tiba terasa dingin. Secara tidak sengaja Key sudah mengibarkan bendera perang. Hawa membunuh sudah bisa dirasakan Key. Dia hanya bisa menelan ludah saat melihat Kyuna menatapnya dengan tajam, seakan-akan berkata I’LL KILL YOU!

***

Kyuhyun POV

Kyuuu…

Kyuuu.. wake up!

Samar-samar aku mendengar seseorang memanggil namaku. Aaah, itu pasti Selena! Membayangkan wajahnya yang cantik dan tubuhnya yang seksi membuatku tak tahan untuk tersenyum. Ini benar-benar surgaaaaa……..

Perlahan wajahku terasa panas karena terik matahari. Ya Tuhan Selena, kau mengganggu tidurku saja! Kebiasaan buruknya membuka gorden kamarku dipagi hari, slalu mengganggu tidur nyenyakku. Setelah beberapa saat, dengan sigap kupeluk tubuhnya yang ada disampingku. Eh… lho… KOSONG?!? Kubuka mataku lebar-lebar.

“Morning baby…”

Kali ini mataku terbuka dua kali lebih lebar. Aku yakin seratus persen, ani… seribu persen ini bukan suara Selena! Aku sangat mengenal suara ini. Ini tidak mungkin… Dengan perlahan aku menoleh kearah sumber suara.

“ HUUAAAAHHHH!!! UMMA!?!” teriakku dan langsung bangun seketika. Yah aku melihatnya, sosok wanita yang sangat anggun melebihi Selena sedang membuka gorden kamarku… Eh, WHAT?!? Kupandangi lagi keadaan disekelilingku… Ranjang king size, rak buku penuh dengan komik, gitar kesayanganku, TV flat lengkap dengan PS3 dan DVD, aquarium kecil yang berisi ikan nemo, aku sangat mengenal barang-barang ini. Aku benar-benar berada di KAMARKU yang asli! Bukan di Las Vegas melainkan di SEOUL!!!

“Oh my Gooooood….” Keluhku frustasi sambil menutup muka dengan kedua telapak tanganku.

“welcome home Kyu” ucap ummaku sambil memelukku hangat. Aku hanya bisa terdiam tanpa membalas pelukkan umma. entahlah, aku benar-benar speechless saat ini!

“Hey, kenapa reaksimu seperti ini? apa kau tidak rindu dengan umma?” cerca umma dengan sedikit sebal.

“nado bogoshippeo umma, aku hanya… hanya sedikit shock” jawabku lemah sambil mencoba tersenyum didepannya. Untung saja umma tak jadi marah.

“baiklah, segera mandi sana! Setelah itu temuilah appamu di ruang kerja, dia sudah ingin sekali bertemu denganmu!” setelah berkata seperti itu, umma keluar dari kamarku. Kuhembuskan nafas kuat-kuat sambil menundukkan kepala. Tamatlah riwayatku 

***

Kumasuki ruangan megah ini dengan perlahan, jantungku semakin berdegup kencang. Ingin meledak rasanya, kini aku hanya bisa harap harap cemas.

“Appa” sapaku sehalus mungkin.

“oh… kau sudah bangun rupanya. Duduklah sebentar, pekerjaan appa tinggal sedikit lagi selesai” aku menuruti perintahnya. Kududuki kursi besar itu dengan hati-hati, walaupun sebenarnya kursi ini sangat amat nyaman entahlah aku merasa sedang duduk di kursi panas! Ingin sekali aku pergi dari sini!

“nah selesai!” ucap appaku menggelegar membuatku tersentak kaget. appa menatapku dingin kemudian berjalan mendekatiku. Dengan santai appa duduk di hadapanku, melihatnya seperti ini membuatku sulit bernafas.

“well, bagaimana kuliahmu disana Kyu?” tanya appaku to the point, membuatku semakin gugup.

“yeah, lancar-lancar saja” jawabku se normal mungkin

“oh ya? lalu kenapa kemarin pihak sekolah menelfon appa dan memberitahukan kalau kau hanya masuk kuliah 2 kali dalam seminggu? Kemana saja kau?” tanya appa dingin dan tegas. JEDER!!! Tepat mengenai sasaran, dasar universitas sialan!!! Rutukku dalam hati.

“oh itu, hahaha… aku memang sering tidak masuk kuliah karena menurutku jam kuliah di sana tidak efektif sama sekali appa! Jadi aku lebih sering bekerja kelompok di luar dengan teman-temanku begitu… hehehe” aku nyengir lebar mencoba meyakinkan appa.

“kerja kelompok seperti apa yang dalam seminggu bisa mengahabiskan uang sampai $30.000???” skak mat! aku membisu seketika, lidahku kelu rasanya.

“apa kau sudah puas bermain Kyuhyun?” ledek appaku membuat hatiku ketar-ketir. Mati aku, mati aku!

“ta… tapi appa, walaupun begitu nilai seko…”

“aku tahu kau pintar Kyu! Tanpa kuliahpun appa percaya kau bisa menggantikan posisi appa di perusahaan. Tapi selama ini appa menyekolahkanmu untuk membuatmu menjadi sosok yang bertanggung jawab!” jelas appa bijaksana. Aku semakin menundukkan kepala, entahlah aku merasa bersalah kepadanya.

“mianhaeyo appa…” ucapku pelan, aku benar-benar menyesal sekarang.

“hhh… baiklah sebagai hukuman, kau harus mengelola salah satu perusahaan appa! Tidak perlu kuliah, appa yakin kau sanggup melakukannya” akhirnya aku bisa menghembuskan nafas lega. hukumannya tak seburuk yang kubayangkan.

“Baiklah, aku akan menuruti semua kemauan appa” jawabku bersungguh-sungguh.

“tidak hanya itu, untuk merubah sikapmu yang buruk ini, appa akan menjodohkanmu”

“NE??” hahaha… aku pasti salah dengar!

“kau akan kujodohkan kyu” ucap appaku enteng sambil tersenyum menang. Bagai disambar petir tubuhku lemas seketika. Ini pasti bercanda!

“mungkin dengan menjodohkanmu kau akan menjadi sosok yang bertanggung jawab dan lebih dewasa” jelas appaku tenang. Aku hanya bisa membeku mendengarkan semua ini, seperti kiamat rasanya! hidupku akan berakhir mendengar kata perjodohan! Aku menggelang-geleng kepalaku tak pecaya.

“tapi tidak dengan cara seperti ini kan appa! Aku yakin aku bisa berubah tanpa perjodohan ini!” tuturku membela diri.

“walaupun kau menunggu sampai 10 tahun kedepan appa akan tetap menjodokanmu dengan yeoja pilihan appa ini! semua ini demi kebaikanmu. Ingat itu! sudahlah, appa harus segera berangkat ke perusahaan ada meeting hari ini” appa beranjak dari kursinya dan mengambil berkas-berkasnya yang ada di meja kerja. Aku juga ikut berdiri mendekati appa.

“apakah appa tidak memberiku waktu untuk memikirkannya?” tanyaku putus asa.

“sayangnya tidak, karna kau memang harus setuju dengan perjodohan ini! appa pergi dulu”

BLAM

“WHAT THE HELL!!!!!!!” teriakku saat appa sudah keluar dari ruangan ini. kejadian hari ini sungguh tidak bisa dipercaya, benar-benar hari terburuk dalam sejarah hidupku! akan seperti apa hidupku nanti kalau aku sudah dijodohkan?!? Ini semua membuatku GILA!!!

Dengan terburu-buru kukeluarkan ponselku dan menghubungi joonghyun. Yah, dia harapanku satu-satunya saat ini! aku tak ingin mati konyol gara-gara perjodohan ini.

tuuuut…

tuuuut…

“angkat telfonnya bodoooh!!!” teriakku tah tahan

tuuuut…

“hallo” jawab seseorang diseberang sana

“hallo joong?” panggilku memastikan apakah dia benar-benar joonghyun, suaranya sangat aneh!

“oh men!!! Apakah kau gila menelfonku di pagi buta!?!” teriak joonghyun membuatku sadar jarak waktu antara Seoul dengan Amerika.

“joong, ini benar-benar keadaan mendesak! Kau harus menolongku!” seruku frustasi. Kakiku tak bisa diam rasanya, bergerak kesana kemari.

“uugh, tahan sebentar Natalie, jangan menggodaku!” erang joonghyun di ujung sana.

“persetan dengan wanita! Aku butuh bantuanmu Joonghyun!!!” kukepalkan tanganku menahan emosi

“Woo, woaah.. Calm down Kyu… what happen?” kali ini joonghyun sepertinya 100% mendengarkan suaraku

“bantu aku kabur dari sini! Aku ada di Korea sekarang!!!”

“aku tau…”

“mwo?” tanyaku heran.

“aku sudah tau kau ada di Korea sekarang. Kalau kau kabur hanya demi membatalkan perjodohanmu, maaf Kyu aku tidak bisa membantumu” jawab joonghyun terus terang.

“jadi kau sudah tau semuanya???” tanyaku tak percaya

“aku sudah diperingatkan appamu agar tidak membantumu dalam hal apapun demi membatalkan perjodohanmu Kyu. kau tau sendiri bagaimana jadinya nanti kalau aku melanggar peraturan appamu, bisa-bisa perusahaan appaku bangkrut. Secara perusahaan appaku juga termasuk milikmu Kyu. kau bisa mengerti kan?” kucoba memejamkan mata sejenak, tidak… aku tidak boleh egois. Bagaimanapun juga Joonghyun adalah sahabatku dari dulu, aku tidak boleh membuatnya menderita.

“arasseo! Aku tidak akan menyusahkanmu”

“kau memang sahabatku yang paling baik Kyu!” seru Joonghyun bahagia

“kalau kau tidak bisa membawaku kesana maka aku yang akan membawamu kesini!” ucapku tak mau kalah.

“WHAAAATTTT?!? ANDWE!!! Aku tidak bisa hidup disan…” kuputus segera telfonku dengan Joonghyun, walaupun dia belum selesai berbicara. Tidak peduli bagaimana reaksinya nanti saat dia kuseret datang kemari. yang aku butuhkan saat ini hanya seorang teman!

***

Kyuna POV

“sekian rapat hari ini, terimakasih atas partisipasi dan dukungan dari kalian semua. Selamat siang” ucapku tegas dan disambut tepuk tangan meriah dari rekan bisnisku, termasuk appa dan dongsaengku, Key.

Beberapa menit kemudian ruangan rapat mulai sepi tinggal aku, appa dan Key.

“appa bangga sekali memiliki anak seperti kalian. kini perusahaan appa semakin maju dan sudah mendapat pengakuan dari luar negri” ucap appa gembira, mendengarnya aku ikut tersenyum senang. Memang kemarin perusahaan STORM sudah mau menginvestasikan sahamnya pada perusahaan kami, tentu saja itu juga berkat usaha Key.

“oh ya Kyuna, sebenarnya ada rekan bisnis appa yang ingin menjodohkan anaknya. Kalau kau mau appa bisa mengatur waktu untuk bertemu dengan keluarga mereka. bagaimana?” senyumku hilang seketika digantikan dengan serangan jantung mendadak.

“bagaimanapun juga ini demi dongsaengmu Kyuna” ucap appa pelan sambil menatap Key yang ada disebelahnya. Key semakin menundukkan kepalanya, takut melihatku. Demi apapun aku tidak menyangka masalah ini akan menjadi serius! Lagian Key bisa menikah beberapa tahun lagi kan? Menungguku mendapat pasangan hidupku yang tepat, tidak dengan dijodohkan seperti ini!!!

“uhm… aku akan memikirkannya appa” jawabku lemah, memendam semua unek-unekku dalam hati.

“baiklah kalau begitu, appa sedang ditunggu rekan-rekan bisnis appa untuk makan siang bersama. Pikirkan baik-baik Kyuna”

“Ne, hati-hati appa” ucap Key kemudian appa pergi meninggalkan ruangan rapat ini. tinggal aku dan Key disini.

“err… aku kembali keruanganku dulu noona” ucapnya mencoba kabur dariku.

“tetap disini!!!” bentakku dingin membuatnya diam membeku di depanku.

“DAAAAMN SHIIIIIT!!!!!!!!!” teriakku frustasi sambil mengacak-acak rambutku. Persetan dengan hairstyleku yang tadi pagi kuatur hampir 1 jam! Key mundur beberapa langkah dariku, aku melihatnya seperti mayat hidup dengan wajah pucat pasinya.

“KAUUUU!!!!!!!!” bentakku lagi sambil menunjuk wajahnya dengan geram.

“ini semua gara-gara kau KEY!!! Kau menghancurkan masa depanku! Kau menghancurkan kehidupanku! Kau merusak segalanya! AKU MEMBENCIMU KEY!!!” teriakku seperti orang kesetanan. Kupukuli tubuhnya yang memang lebih besar dariku. Tapi dia hanya diam saja, pasrah menerima semua pukulanku walaupun aku tau itu pasti sakit sekali!

“maafkan aku noona… aku tidak tau kalau seperti ini akhirnya” ucapnya memelas.

“kalau begitu, menikahlah beberapa tahun lagi. Setidaknya tunggu sampai aku menemukan calon yang tepat untuk menjadi suamiku!”

“tidak bisa noona, aku sudah berjanji kepada ibu jieun untuk menikahi jieun tahun ini! kalau tidak begitu, jieun akan dijodohkan dengan lelaki lain! A… aku tidak bisa membiarkan jieun dimiliki orang lain noona” jelas key dengan suara bergetar menangan tangis.

“apa kau bilang?! Asal kau tau, aku juga akan dijodohkan gara-gara ulahmu yang bodoh ini! jadi kau lebih mementingkan Lee Jieun daripada noonamu sendiri huh?”

“tapi aku tidak mencintaimu noona! aku hanya butuh Jieun!!!” seru key

“KURANG AJAR!!! MATI KAU! MATI KAU KEEEEYYYY!!!!!!!” kujambak rambutnya dengan keras, kutendangi tubuhnya. demi Tuhan aku ingin membunuhnya! Tapi bagaimanapun juga kekuatanku tidak sebanding dengannya, dengan sigap dia menghindar dari seranganku dan berlari menjauhiku.

“Kalau noona tidak membantuku, LEBIH BAIK AKU MATI SAJA!!!” teriak Key kepadaku

“MATI SAJA! PERGI KAU KE NERAKA!!!” bentakku sebelum dia meninggalkan ruangan ini.

***

Kurebahkan tubuhku di ranjang empukku ini, kupejamkan mataku sejenak. Tubuhku terasa sangat lelah, lelah lahir maupun batin! Bagaimana bisa aku mendapat masalah konyol seperti ini. Menikah, memikirkannya pun tidak pernah. Selama ini aku hanya sibuk dengan pekerjaan, aku selalu dituntut oleh appa agar menjadi orang yang sukses. Jadi beginilah aku sekarang, business women! Merasakan yang namanya pacaran saja tidak pernah, apalagi menikah?!?

“hhhh… lama-lama aku bisa gila!” gumamku kesal. Kemudian kuputuskan untuk mandi.

Setelah berendam lebih dari setengah jam, pikiranku sedikit lebih rileks. Aku tidak bisa terus-terusan memikirkan masalah ini. aku sudah tidak peduli lagi dengan masalah Key. Ini kehidupanku dan aku yang berhak menentukan jalan hidupku sendiri!

Dengan semangat aku berjalan menuju ruang makan untuk makan malam. Tapi saat aku melewati kamar Key, aku mendengar barang pecah. Aku terdiam sejenak, entah mengapa aku merasakan firasat buruk!

***

Key POV

“otthoke? Otthokeee?!?” ucapku kesal sambil mondar-mandir di dalam kamarku.

Bagaimana kalau tahun ini aku tidak bisa menikahi Jieun? Bagaimana kalau Jieun dijodohkan dengan namja lain? Bagaimana kalau ternyata Jieun jadi menikah dengan namja lain?

“mending aku gak menikah selamanya!” rengekku saat memikirkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Entah menggunakan cara apa untuk membujuk noona agar mau dijodohkan. Tapi sepertinya itu mustahil sekali, mengingat noona sangat marah kepadaku.

Karena kakiku yang tidak bisa diam ini, tiba-tiba aku tersandung meja yang ada disebelahku. Tubuhku jatuh terjerembap kemudian guci kecil yang ada di meja itu juga ikut jatuh karena tadi aku tersandung cukup keras.

PYAAAR

Sudah jatuh, tertimpa guci! Benar-benar sial sekali aku hari ini.

“aaaww!!!” jeritku saat merasakan kakiku yang sakitnya minta ampun.

“KEY! Kau Ken… Ya Tuhaaaaan!!! Berdarah!!!” teriak noona yang tiba-tiba masuk kamarku begitu saja. Aku tak menghiraukan ucapannya, aku terus memijat kakiku yang bengkak gara-gara tersandung tadi. Ya Tuhan sakit sekali!

Tapi tiba-tiba noona berlari menghampiriku dan memelukku erat. masih bingung dengan sikap noona, aku dibuat bingung lagi saat noona kemudian menangis hebat. Aku jadi bingung sendiri. seharusnya aku yang menangis kesakitan!!!

“Ya Tuhan Key… Noona hanya bercanda tadi, kenapa kau menanggapinya dengan serius? Hiks… jangan mencoba bunuh diri seperti ini. maafkan noona key, maafkan noona! huhuhuuu… aku akan melakukan apapun supaya kau menikah dengan Jieun! Hiks hiks…” aku kaget bukan main mendengar ucapannya. Dan aku baru menyadari bukan kakiku saja yang sakit tapi pergelangan tanganku juga terasa sangat perih. Dan ternyata, jeng jeng…

Pergelangan tanganku berdarah! mungkin terkena pecahan guci yang jatuh tadi. Dan ajaibnya noona mengira aku bunuh diri! Hahaha… ini mukzizat!!! Aku sedikit terharu mendengar ucapannya sekaligus tak tega melihatnya menangis seperti ini. Tapi, tapi… aku tak bisa menahan senyumku! Aku sangat bahagiaaaa Tuhan! Maafkan aku sudah membodohi noonaku sampai seperti ini, aku tidak akan melepaskan kesempatan emas ini.

Tiba-tiba noona melepas pelukannya dan menatapku lekat-lekat. Aku segera berhenti tersenyum dan menunjukkan wajah kesakitan.

“baiklah, noona setuju dengan perjodohan ini! kau akan segera menikahi Jieun” ucap noona sambil memegang pipiku.

“jeongmal?” tanyaku dengan suara bergetar tanpa kusadari aku juga meneteskan air mata, melihat itu noona menangis lagi dan kembali memelukku erat.

“huaaaa… mianhae Key… mianhae” ucap noona sesenggukan. Aku menganggukkan kepala dan kembali tersenyum. Ya Tuhan, bahkan aku sampai meneteskan air mata karna terlalu bahagia!

“gomawo noona, jeongmal gomapta!” ucapku bahagia dan kemudian kami menangis bersama-sama. Jieun tunggu oppa, aku akan segera menikahimu! Oh.. tak lupa, maafkan aku noona!!!

***

Kyuhyun POV

Aku terduduk lemas di sofa kamarku. Kepalaku pening rasanya memikirkan apa yang akan terjadi nantinya! You know guys, sekarang hari pertunanganku! SEKARANG! Ku kepalkan tanganku kuat-kuat menahan emosi di dalam dadaku.

“Joong!!! Bisakah kau tidak berisik sebentar saja?!?” bentakku pada sahabatku yang satu ini. dari tadi dia terus-terusan mengetukkan jemari tangannya ke meja di sebelahku. Hal itu semakin memperkeruh suasana hatiku saja! Joong diam saja dan semakin mengeraskan ketukannya sambil menatapku sebal.

“Oh men! Aku tau kau marah padaku. Tapi tolong mengerti perasaanku saat ini! Aku butuh kau Joonghyun!” ucapku putus asa. Percayakah kalian, sejak tadi pagi dia menginjakkan kaki di Korea dia bahkan tidak menyapaku, menolehpun tidak! Entah seperti apa perjuangan para bodyguardku untuk memaksanya kemari. mungkin lebih parah dariku duluo_O

“Haaash… untuk apa sebenarnya aku ada disini? Ini masalahmu kan? Kenapa kau menyeretku pula?” tanya joonghyun marah-marah, yah walaupun begitu setidaknya dia sudah meresponku.

“setidaknya temani aku menderita…” jawabku sambil tersenyum padanya membuatnya duakali lebih marah. Hahaha…

“MWO?!?” joonghyun menatapku berapi-api. Aku semakin tertawa melihatnya.

Tok Tok

“Permisi tuan… Tuan besar menyuruh anda agar segera turun ke bawah. Acara akan segera dimulai” ucap pelayanku sopan setelah itu dia keluar dari kamarku lagi.

“hhhh…. Ottokhe?” tanyaku dengan wajah pucat kearah Joonghyun.

“sebaiknya kau segera turun ke bawah, pasang cincin ke calon tunanganmu, kalau bisa cium bibirnya, lalu seret ke kamarmu, selesai!” jawabnya asal sambil memutar bola matanya

“YAA!!! Aku serius Joong!!!” bentakku frustasi, sepertinya aku salah membawanya kemari. ingin kutendang saja dia kembali ke Las Vegas.

“sudahlah cepat turun, kau ingin mati di penggal appamu hah?” ucapnya sambil mendorongku keluar dari kamar.

“Kau harus membayarku mahal karna sudah menyeretku kemari” kata joonghyun disampingku.

“ne.. ne.. arasseo!” jawabku kesal dasar teman yang perhitungan!

***

Lantai bawah rumahku sudah disulap sedemikian rupa menjadi sebuah tempat pesta mewah, bahkan sangat-sangat mewah. Padahal yang hadir di acara pertunangan ini hanya keluargaku dan keluarga calon tunanganku. Entah berapa uang yang harus appa keluarkan hanya untuk acara ini.

kulihat lantai bawah nampaknya sudah ramai. Sepertinya keluarga Choi Siwon sudah datang. Aaah, ternyata dia memiliki anak laki-laki juga rupanya. Tiba-tiba pandanganku berhenti pada seorang wanita yang memakai gaun berwarna pink soft. Rambutnya yang panjang tergerai indah. Tubuhnya yang tinggi dan langsing sangat cocok memakai gaun itu, sesuai dengan kulitnya yang putih bersih. Wajahnya…

“Kau beruntung Kyu. dia sangat cantik!” bisik joonghyun sambil tetap memandang yeoja itu tanpa henti. Arrayo, tanpa kau bilang aku tau kalau dia cantik. Walaupun begitu aku tetap mebenci pertunangan ini.

“Tuan Cho Kyuhyun dan Nona Choi Kyuna diharap segera maju ke depan” ucap MC di acara ini. dengan malas kulangkahkan kakiku ke depan. Aku ingin segera menyelesaikan acara konyol ini, benar-benar membuatku muak! Dia sudah ada dihadapanku saat ini. omona… apa-apaan ekspresinya itu! Beraninya wanita itu menatapku tajam! Yaaash, kupandang dirinya dengan tatapan sengit! Cari mati kau hah?!?

***

Kyuna POV

Waaah, keluarga Choi Minho benar-benar membuat pesta habis-habisan! Rumah ini sudah seperti hall di hotel bintang lima saja! Ckckck… walaupun aku sedang berbincang-bincang dengan calon mertuaku (eh?) aku bisa melihat ada seseorang yang turun dari lantai dua. Mwo? Ada dua namja, lalu siapa diantara mereka yang menjadi calon tunanganku?!?

Sedikit-sedikit kulirik mereka. namja pertama dia tampan juga, senyumnya mempesona, tapi dia seperti seorang playboy saja! Rambutnya yang sedikit disemir warna pirang, dan juga ada tindik di telinganya! Aigooo… ngapain dia melihatku terus, pake senyum-senyum segala lagi! Bikin enek aja.

Namja yang kedua ini juga tampan. Style nya benar-benar berbeda dengan namja yang tadi. Namja ini terlihat lebih sopan, tanpa tindik dan tanpa semir rambut. Uhm, sepertinya dia juga lebih tinggi! Tapi, kenapa dia seperti itu? angkuh sekali, wajahnya dingin, bahkan sepertinya dia ogah-ogahan dengan acara ini!

“Tuan Cho Kyuhyun dan Nona Choi Kyuna silahkan maju ke depan” ucap MC di acara ini. dengan malas aku berjalan maju kedepan. Kulirik Key yang tersenyum kepadaku, aaah… aku tak tega kepadanya! Gara-gara aku dia bahkan mencoba bunuh diri, noona macam apa aku ini? Tapi… tapi… Ya Tuhan aku benar-benar tidak ingin dijodohkan!!! Bagaimana bisa hidupku sesuram ini? apakah aku banyak dosa? Tapi setauku aku hanya banyak memiliki dosa pada Key saja. Apakah aku kena karma? Demi Tuhan aku tidak pernah korupsi, aku slalu menyejahterakan bawahanku! Tapi kenapa hidupku seperti ini??? Huaaa…

Aku hampir saja menangis saat berjalan ke depan. Tapi kutahan itu, walaupun begini aku tidak bisa mengecewakan umma dan appa apalagi Key, dia sudah susah karenaku. Perlahan kuangkat wajahku, sedikit kaget memang mengerti siapa tunanganku sebenarnya.

Jadi ini calon suamiku??? Tanyaku dalam hati sambil menatapnya tajam! Aku tak peduli, yang ada dihatiku saat ini hanya perasaan membara penuh emosi. Entah kenapa aku langsung membencinya, walaupun dia tidak bersalah tapi dia yang akan dijodohkan denganku. Berarti dia yang akan merusak semua masa depanku dan kehidupanku!!

Tanpa kusangka dia juga menatapku dengan sengit! Hah? Berani sekali dia!!!

“Silahkan Tuan Kyuhyun menyematkan cicin di jari Nona Kyuna” pandu sang MC tadi

Dengan malas namja yang bernama Kyuhyun ini mengambil cincin yang dibawakan salah satu pelayannya. Aku mengangkat tanganku sambil memalingkan wajah. Semakin melihat kejadian ini aku semakin ingin marah saja!

Dengan kasar dia memasukkan cincin kedalam jariku. setelah itu sebaliknya aku juga menyematkan cincin ke jarinya. Yaaa… kenapa cincinnya tidak masuk sepenuhnya! Dengan kekuatan ekstra kudorong cincin itu agar masuk ke jarinya.

“AAAAAAAWWW!!!” teriaknya saat itu juga. aku menunduk menahan tawa. Rasakan!

“noe micheosso! Appooo…” rintihnya sambil menggosok jarinya yang terlihat merah.

Setelah acara itu kami semua makan malam. Dan aku baru tau ternyata namja pertama itu sahabatnya Kyuhyun, namanya Joonghyun. Dan tetap seperti style playboynya, tak henti-hentinya dia tebar pesona! selama makam malam inipun aku dan kyuhyun tidak berbicara sama sekali. lebih baik begini, aku tidak sudi berbicara dengannya!

“sebagai hadiah, umma memberikan appartement khusus untuk kalian” ucap ummaku dengan senyum mengembang.

“kalau bisa lihatlah appartement baru kalian sekarang! Umma sudah menyiapkan sopir untuk kalian!” kali ini umma kyuhyun yang membujuk kami dengan semangat

“maksudku, coba kalian cek perabotan apa saja yang kurang, nanti beritahu umma biar kita lengkapi lagi. sudahlah cepat pergi sekarang” tambahnya lagi.

Mau tidak mau aku dan Kyuhyun berangkat ke Appartement mewah itu! saat sampai disana dia berjalan mendahuluiku, aku mengekor saja dibelakangnya. Sampai akhirnya kami berhenti di depan pintu appartement yang lebih besar dan elegan daripada yang lainnya.

“hhhh…” dia mendesah pelan tapi aku bisa mendengarnya. dengan kartu yang sudah ada di tangan Kyuhyun, pintu itu langsung terbuka. Ada dua kunci otomatis di appartement ini, pertama dengan kartu dan kedua dengan password biasa.

“Mwoyaaa!!!” seruku kesal saat mengetahui di dalam appartement ini semua perabotan sudah lengkap! Tak ada kurangnya sedikitpun! Apa maksudnya ini?! kulihat Kyuhyun juga kesal, dia menatap isi appartement ini tidak percaya.

“apa ini…” ucapnya sambil berjalan menuju kulkas yang ternyata ada secarik kertas yang tertempel disana. aku juga ikut mengikutinya.

Dear Kyuhyun dan Kyuna

Maafkan umma sudah membohongi kalian. sebenarnya niat umma menyuruh kalian kesini karena umma ingin kalian hidup bersama mulai saat ini juga! kuharap dengan cara ini kalian bisa saling mengenal dan beradaptasi satu sama lain. Semoga bahagia…

Love

Tiffany & Yuri

Aku membelalakkan mataku tak percaya. kucoba membacanya berulang-kali tapi sialnya tulisan itu tidak berubah sedikitpun! Itu benar-benar surat dari ummaku dan umma Kyuhyun! Permainan apa lagi ini??? lebih baik aku tidur di emperan jalan daripada hidup dengan namja ini! kugigit bibir bawahku dengan kesal, sedangkan Kyuhyun lebih parah dariku. Dia seperti orang gila yang sedang mengacak-acak rambutnya sendiri dengan frustasi.

Bagaimana bisa aku hidup dengan namja ini? bagaimana bisa kuhabiskan waktuku dengan namja ini? bagaimana bisa aku tidur satu ranjang dengan namja ini? bagaimana bisa aku hidup satu atap dengan namja ini? Bagaimana bisa aku melakukan semua itu dengan namja yang tidak aku kenal sama sekali?!? BAGAIMANA BISA????????????????????

“ANDWEEEEE!!!!” teriakku dan Kyuhyun bersamaan. Cabut nyawaku saat ini juga Tuhan, aku benar-benar tak ingin hidup dengannya!!!

TBC

Maav kalo FFnya garing! hahaha… selera humor author sangat buruk! sebenarnya ini FF request dari seseorang. Buat Choi Kyuna, selamat menikmati FF ini. Maav lagi kalau ceritanya gak sesuai ama yg diharapkan. Ayooo, yang baca FF ini jangan lupa tinggalkan jejak ya!!! buat SILENT READERS… GO TO HELL!!! harap maklum, emosi tingkat dewa -_-“

31 thoughts on “We Got Married!! [PART 1]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s