Hey, I am Kim Kibum [Part 6]

Author : Thya ft.Arien

Main Cast : Kim KeyBum , Lee Jieun (IU)

Support Cast : SHINee, Choi Haerin, Choi Jinhya, Nicole jung

Length : Sequel

Genre : Romance, Friendship, lil a bit Humor

Rating : PG-15

Author POV
Kini key dan jieun semakin hari semakin dekat. Tidak ada lagi rasa canggung diantara mereka berdua. Sekarang mereka suka berbagi cerita masa lalu masing-masing dan saling curhat bahkan sering bercanda gurau. Jieun sudah merasakan kembali sahabat yang sangat ia rindukan itu, begitu juga dengan key. Hampir setiap hari mereka pulang bersama. Itu karena minho, haerin, dan taemin punya kesibukan sendiri, dan tinggal Key dan jieun yang masih berstatus lajang(?).
Kali ini Key dan jieun sedang latihan di rumah jieun untuk pensi sekolah minggu depan. Minggu kemarin mereka sudah memutuskan lagu yang akan dibawakan saat pentas nanti. Satu jam pun berlalu, mereka sudah beberapa kali mengeluarkan vokalnya dan menghafal setiap lirik lagu, hingga key pun merasa lelah.
“jieun-ah sudah kita istirahat dulu” ajak key seraya duduk lalu diikuti oleh jieun.

“igeo! ” jieun menyodorkan minuman ionik yang kemudian diterima oleh key

“gomawo jieun-ah” seru key sambil melihatkan giginya yang rata lalu meneguk ia minuman yang diberikan oleh jieun

“aku masih tak yakin kau itu kibum” kata jieun meledek disela ia meneguk minumannya

“heumb? ” tanya key yang tak mengerti serta diiringi dengan lirikan yang aneh(?)

“kibum yang ku kenal itu lebih pendek dariku, juga agak berisi. Dan kau..” lanjut jieun sambil menatap key dari atas sampai bawah

“aish, wae? Kau terpesona karena aku sekarang lebih keren dibandingkan dulu?” kata key dengan pede sambil melihatkan smirknya

PLETAK….

sebuah jitakan berhasil mendarat mulus di kepala key

“Ya! Kau narsis sekali. Huh, kau tak lebih keren dari donghae oppa” ucap jieun dengan menjulurkan lidahnya kearah key, sedangkan key hanya mengelus-ngelus
kepalanya yang malang karna jitak’an jieun.

“ehm, ngomong-ngomong bukankah kau dulu dekat dengan donghae hyung? Apaa.. kau menyukainya?” tanya key pelan takut jieun marah

“ne, aku akui aku dulu menyukainya, huft.. Aku pikir dia juga menyukaiku tapi
ternyata dia sudah punya yeojachingu” jawab jieun menundukkan kepala dan mengkerucutkan bibirnya.

“mirisnya” gumam key tapi masih dapat didengar oleh jieun. Jieun kesal langsung menatap key dengan tatapan tajamnya. key yang sadar sedari tadi diberi tatapan oleh jieun pun akhirnya buka suara.

“Ya! Jangan menatapku seperti itu” seru key seraya menoyong kepala jieun

“aish jinja neo!” ucap jieun geram, tapi seketika jieun berkata “heumb, keundae sekarang aku sudah tak menyukainya. Karena sepertinya ada seseorang lagi yang akan ku incar”

“nugu?” tanya key penasaran

“yesung sunbae! Dia tak kalah tampan dari donghae oppa. Dia juga orang yang baik dan suara pun sangat bagus!” papar jieun dengan senyum merekah kearah key.

“yesung sunbae? aah bukannya dia dekat dengan hyomin noona? ani, ani, dengan tiffany noona juga. Dia itu tampangnya saja yang polos, tapi dibalik itu dia punya beberapa yeoja”
Pletaaaaak!!

Untuk kedua kalinya kepalan tangan jieun mendarat di kepala key.

“Ya! bicara apa kau ini! bilang saja kau sirik karena kau tak sepopuler dia”

“aish, buat apa aku sirik. Aku hanya berbicara kenyataan. Aku sering melihatnya dia membawa yeoja-yeoja ke rumahnya” papar key

“huh, paling para yeojanya yang mendekati yesung sunbae. eh, chakkaman! tadi kau bilang apa? dia sering membawanya yeoja kerumahnya? kau tau rumahnya??” tanya jieun antusias

“ne, dia tetanggaku”

“JINJA? Ya! kenapa kau tak pernah bilang padaku” ujar jieun sambil memukul bahu key

“aaw..appo! kau tak pernah bertanya soal itu”

“aish, pabo! Aku ini sahabatmu, seharusnya kau tau kalo aku menyukai yesung sunbae. ya! ya! key, aku titip salam yaa..” pinta jieun pada key, sementara key hanya mengerutkan dahinya tanda tak mengerti. “dan, kau harus mencarikan nomor ponselnya untukku, arra?!”

“nde? Neo michyeoso? Shireo!”

“key,Jebaal.. kau kan tetangganya kekeke” mohon jieun lagi mendekat pada key, kali ini ia menunjukan puppy eyes nya.

“Ya! Ya! jangan pasang ekspesi seperti itu!” sahut key menjauh dari muka jieun yang berjarak dekat dengan mukanya.

Ring Ding dong~~~~

tiba-tiba ponsel key berbunyi. senyum key merekah langsung terpancar ketika melihat nama yang tertera di layar ponsel nya, dengan segera key menekan tombol accept.

“yoboseyo? ah ne, nicole..” ucap key pada orang di balik telfonnya yang disebut nicole. Kemudian key menjauh jarak posisinya dari jieun. beberapa menit key masih asik mengobrol di telfon, sedangkan jieun hanya bisa menatap key yang tertawa dan bergurau dengan orang di telponnya. sebenernya jieun sangat penasaran dengan apa yang dibicarakan oleh key, tapi ia tak mungkin menguping itu. Pada akhirnya jieun bosan melihat key sedang bertelpon ria hingga mengacuhkannya.

‘iish.. dengan siapa sih dia bicara, bahagia sekali wajahnya’
dengus jieun kesal karena sebenarnya tak rela key bercanda gurau dengan yeoja lain.

Sampai akhirnya key pun selesai berteleponan dan kembali menghampiri jieun seraya tersenyum tak jelas.

“nugu? ” tanya jieun penasaran

“teman, hehe ” jawab key dengan raut wajah yang sumringa, yeah dalam hati key ingin melihat ekspresi jieun yang jelas-jelas penasaran. Ia ingin tahu apakah akan sukses membuat jieun cemburu

“yeoja kah?” tanya jieun lagi.

“ne, waeyo?”

“ani, sepertinya kalian dekat sekali. aku kira setelah pindah kesini lagi kau hanya dekat dengan minho”

“Yaa, dia teman lama ku. Kelihatannya kau tidak suka, apa jangan-jangan kau cemburu huh? hahaha ” goda key yang diiringi tawanya yang menggelegar diseluruh ruangan

“m-mwo? Neo michyeoso huh? Aish dasar pabo!” Elak jieun gelagapan

“hahaha.. sampai salah tingkah begitu” ucap key mendekat dan mencubit hidung jieun, jieun hanya bisa menelan ludah. Kemudian key melirik kearah jam tangannya. “aah,, sudah jam 4. aku ada janji dengan seseorang, aku pergi dulu. besok kita lanjutkan latihannya” ucap key mengacak-ngacak rambut jieun lalu bangun dari duduknya dan beranjak pergi meninggalkan jieun yang sedari tadi mematung.

****


Author POV

3hari kemudian

“aigoo~ kenapa aku merasa badanku tak bersahabat gini, hump mungkin hanya kecapean” gerutu jieun sambil memijat mijat tengkuknya

” Aish!” jieun menepuk jidatnya “ottokae? ottokae? Aku belum beli kostum, lusa besok pensi sudah tiba” ucap jieun panik jieun kemudian  menyambar ponselnya dan langsung mengirim sms kepada kedua chingunya itu.

To : Haerin Taemin
chingudeul bisakah kalian bisa menemaniku mencari kostum untuk pensi lusa?

Jieun lagsung menekan tombol send

drrrtt drrtt…

tak lama kemudian ponsel jieun pun bergetar

From : Haerin

mianhae jieun~ah! Aku sudah janji dengan minho kalo hari ini aku akan menemani dia latihan basket. jeongmal mianhae😦

From : Taemin
mian jieun~ah , aku harus mengantar hyesung ke toko buku. Bagaimana kau pergi dengan haerin saja? keke~

“hufth, menyebalkan ! Kenapa kedua chinguku malah asyik berkencan” umpat jieun. sejenak jieun berpikir, lalu ia menekan ponselnya lagi dan mencari nama ‘Keybum’ pada kontak nama.

“nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan. Silakan hubungi beberapa saat lagi”

“aish, tidak aktif. Kemana dia? huh terpaksa aku pergi sendiri atau aku saja ya jinki oppa”

****

@mall

 

Jieun POV


“mian jieun-ah, aku hanya bisa mengantar sampai sini saja. Jinhya memintaku menemaninya untuk menjaga yoogeun bersama di rumahnya” ucap jinki oppa saat tiba di depan departement store.

“ne oppa gwaenchana” kata ku lalu keluar dari mobil, jinki oppa membuka jendela mobilnya.

“gomawo kau telah mengerti. Hmm, wajahmu agak pucat jieun? apa kau sakit?”

“nde? aah gwaenchana. aku hanya sedikit kurang enak badan”

“itu pasti karna kau telat makan lagi kan? setelah masuk, kau harus cepat mencari restoran dan makan dulu arraseo?!” perintah jinki oppa padaku, aku hanya tersenyum melihat kakak ku yang sangat perhatian dan juga baik padamu. Baguslah dia sedang tidak ada setannya #plak

“ne arra oppa, cepat sana jinhya eonni pasti sudah menunggu” ucapku , lalu jinki oppa hanya mengangguk dan menyalakan mesin mobilnya seketika mobil jinki oppa pun menghilang dari hadapanku. Lalu aku memasuki departement store ini.

—-

Sudah 3jam aku berkeliling mencari kostum buat pensi, tapi tetap saja tak ada 1 pun yang menarik perhatianku. Ketika melewati sebuah butik, aku langsung tertarik pada dress putih selutut yang menurutku sangat simple. Dress itu di pajang di sebuah manekin, tanpa babibu aku langsung memasuki butik itu

“annyeonghaseyo, selamat datang” pelayan butik menyambutku dengan ramah.

“chogi aku ingin dress putih yang di pajang di depan itu” ucapku to the point sambil menunjuk ke arah dress yang aku maksud

“ne~ gidarilkae, saya akan mengambilkannya untuk nona” ucap pelayan butik yang langsung berlalu di hadapanku. Lalu pelayan itu melepaskan dress yang aku inginkan dari manekin tersebutr  dan aku pun langsung menuju kamar pass untuk mencobanya. Setelah kurasa sudah cocok aku segera bergegas menuju chasier.

“gamsahamnida telah datang kemari” ucap pelayan butik ramah kepada ku setelah selesai membayar dan aku pun hanya tersenyum.

“hah! Akhirnya dapat juga setelah berkeliling berjam-jam” ucapku lesu seraya menuju pintu keluar. “badan ku lemas sekali, aku harus segera ke restoran untuk mencari makanan”

aku mencari-cari sebuah restoran yang tak jauh dari butik tadi. Tapi tiba-tiba mataku melihat seseorang yang sangat tak asing dan itu berhasil menghentikan langkahku.

‘key? Dengan seorang yeoja? Siapa dia?  Apakah mereka berpacaran?‘ segelintir pertanyaan melayang di otak ku.

“Aigoo~ kenapa disaat seperti ini kepalaku terasa berat dan pusing sekali” batinku. Aku terus menatap key yang semakin dekat ke arahku. Aniyo! aku tak ingin dia melihatku disini.

segera ku langkahkan kakiku meninggalkan tempat ini, namun entah mengapa hatiku sakit, ingin menangis rasanya melihat key bersama yeoja lain.  baru saja aku berjalan beberapa langkah tiba-tiba kepalaku serasa pusing dan setelah itu semua menjadi gelap…..

****

Author POV          

 

@klinik

“Key-ah, dia itu siapa?” tanya nicole sambil menunjuk kearah jieun yang belum sadar dari pingsannya. Key tetap diam tak menghiraukan nicole, ia menatap jieun dalam. Gadis itu terlihat sangat polos ketika memejamkan matanya.

“Ya, chagiya. nuguseyo?” tanya lagi nicole yang kini membuat key meliriknya.

“dia itu teman kecilku, Jieun. Lee Jieun!” ucap key menekan kata pada bagian –lee-jieun-. Nicole merasa tak asing dengan apa yang key katakan, lalu ia teringat dulu key sering menyebut-nyebut nama jieun setiap ia mengobrol dengan key.

Key  kembali melirik kearah jieun. Lalu ia mengambil aroma amoniak dari tasnya dan menempelkan telunjuknya yang telah di olesi amoniak ke hidung jieun. Seketika jieun pun tersadar tapi key menoleh lagi kearah nicole yang memanggilnya.

“chagiya, haruskah kita menunggu dia sampai sadar? aku bosan” ujar nicole manja sambil menarik-narik lengan key.

Jieun yang sudah sadar, kaget melihat punggung key  yang tiba-tiba ada di hadapannya.

‘dimana ini?‘ guman jieun sambil menerawang keadaan sekitarnya.

Ketika nicole melirik kearahnya dengan cepat jieun menutup matanya lagi dan berpura-pura belum sadar. Jieun sengaja melakukan itu, ingin mendengar apa yang dibicarakan key dan nicole. Dengan menajamkan kupingnya(?) jieun mendengar suara nicole yang berbicara mesra dengan key.

“chagiya, kajja kita pulang saja. Lagi pula kan ada perawat yang menjaganya” seru nicole membujuk key

“Nicole-ah, jika kau ingin pulang, pulang saja duluan. Aku akan menunggu sampai jieun sadar” ucap key agak kesal, nicole hanya memajukan bibirnya

jadi yeoja itu bernama nicole? kenapa dia memanggil key chagi?‘ jieun bertanya-tanya dalam hati masih dengan mata tertutup.

“huh, yasudah aku pulang duluan kalo begitu” sahut nicole lalu ia mencium kedua pipi key, sedangkan key yang sudah terbiasa oleh tingkah nicole yang seperti itu hanya bisa beksikap datar. Setelah itu nicole pun berlalu meninggalkan klinik.

Jieun yang sedari tadi  mengintip key dan nicole barusan merasakan sesak dalam dadanya. Entah apa yang ada di pikirannya sekarang. Kemudian jieun tiba-tiba bangun dari baringannya, key yang sadar saat jieun terbangun langsung tersenyum kearahnya.

“kau sudah sadar” seru key, tapi jieun melangkah pergi mengacuhkannya.

Key  yang merasa bingung oleh sikap jieun barusan, langsung mengejarnya pergi keluar klinik.

“Ya, mau kemana? kau baru saja sadar” key menarik tangan jieun untuk membawanya kembali ke klinik tapi jieun malah menepisnya.

“Ya, wae?” teriak key, jieun menatap key dengan tajam. napasnya mendengus-dengus menahan sesuatu umpatan di dalam dadanya “kata dokter kau pingsan karena kecapean dan belum makan jinja?” tanya key tapi tak di gubris oleh jieun, jieun malah melangkahkan kakinya menjauh dari key, dan lagi-lagi key menahannya.

“Ya! kita ke restoran” ajak key dan sekarang berhasil membuat jieun mengeluarkan satu kata.

“SHIREO!” seru jieun ketus

key mengkerutkan dahinya. Ia sangat bingung pada jieun yang bertingkah aneh hari ini. key menatap dalam jieun seolah bertanya -ada-apa-denganmu?-

“palli” ucap key kini dengan nada lembut

“Ya! Kim kibum, aku tidak mau. Apa pedulimu hah?” bentak jieun semakin membuat key tak mengerti

“kau kenapa sih? Masih mending aku ada saat kau tiba-tiba pingsan di mall, harusnya kau berterima kasih padaku” kata key terbawa emosi

“aku tak butuh pertolonganmu. Lagi pula jika kau punya kesibukan sendiri tak usah menolongku!”

“kenapa kau jadi marah padaku? apa kau sedang PMS”

“YA~ kau menyebalkan kibum! Kenapa harus menolongku segala, biarkan saja aku tergeletak pingsan dan urus saja yeojamu itu. kau tak perlu bersikap baik padaku. Tak usah peduli padaku, Kau….” belum sempat jieun meneruskan kata-katanya dengan sekejap bibir key menempel pada bibirnya. Jieun tersontak kaget tapi ia tidak melepaskan ciuman dari key itu.

DEG!

Jantung jieun berdetak sangat cepat, matanya masih tercengang melihat namja yang ada di hadapannya kini sedang menciumnya. Beberapa menit kemudian key melepaskan bibirnya dari bibir jieun. Key menatap bola mata jieun, jieun hanya bisa diam mengatur napasnya. Ia masih belum percaya apa yang di lakukan key padanya barusan.

“aku tak ingin kau sakit, kajja kita cari makanan” ucap key merenggut tangan jieun, entah kenapa kali ini jieun menurut apa yang di perintah kan oleh key.

Key membawa jieun ke sebuah restoran dekat klinik. Mereka memesan makanan. Saat pelayan datang key pun langsung melahap makanan nya, tapi tidak dengan jieun yang malah sedang menatap ke arah key. Key yang sadar akhirnya menghentikan aktifitas makannya sejenak.

“wae kau tidak makan? liat wajahmu pucat kau belum makankan” ujar key

“YA! Kenapa kau tadi..”

JLEB! key menyendokan makanan ke mulut jieun, dengan terpaksa jieun pun mengunyahnya tapi jieun masih menatap key dengan sinis.

“jika tadi aku tak melakukan itu kau takan berhenti mengoceh, malu jika dilihat orang” kata key santai melanjutkan makannya

“YA! Neo!”

“makanlah, abis ini aku antar kau pulang”

‘cih, apa-apaan dia. Justru kejadian tadilah yang lebih memalukan’ desis jieun dalam hati. Kemudian ia pun memakan makanannya karena sebernarya ia bener-benar lapar.

****

2 hari kemudian, PENSI pun tiba

Author POV

“aish.. eottokhae eottokhae” gerutu jieun sambil mondar mandir sedari tadi.

Key yang sedang berkumpul dengan taeminhonewjjong menghampiri jieun ketika melihat
kegugupan di muka gadis itu.

“Ya! Waegeurae? Mengapa kau mondar mandir seperti itu” tanya key mengagetkan jieun

“aish neo! hmm aku.. aku gugup key” jawab jieun dengan tampang yang tidak bisa digambarkan

“buwahahaha… aku tak menyangka yeoja jutek sepertimu bisa merasakan gugup hahaha” jawaban jieun seketika membuat key tertawa dan meledeknya

“Ya ! Geumanhae” bentak jieun yang berhasil membuat tawa key berhenti

“mian emmp” ucap key sambil menahan tawa

“huh bukannya membantu malah membuatku bad mood” dengus jieun sambil mengkerucutkan bibirnya

“Ya! Aku lakukan ini juga agar kau tak merasa gugup lagi tahu. coba sekarang tutup mata mu dan tarik nafas dalam-dalam lalu buang perlahan” perintah key pada jieun jieun pun mengikuti
instruksidari key

“ehmm hoouush” jieun menghirup udara lalu menghembuskanya

“geurae, sekarang buka matamu” ucap key, dan jieun membuka matanya.

Kini Jieun terlihat lebih rileks. Key menatap mata jieun dalam dan menyentuh pundak jieun agar
menghadap ke dirinya “nah, cobalah serileks mugkin. nanti lakukan apa yang seperti kita lakukan waktu latihan kemarin, arraseo?”

“eumh” angguk jieun disertai senyum yang dikulum

****
Pensi pun di mulai, beberapa penonton baik dari penghuni Chun-Ha High School maupun dari luar sudah duduk di kursi yang telah di sediakan. Mereka tak sabar untuk melihat penampilan para peserta, terutama special stage dan guest star pada pensi tahun ini yaitu yang tak lain adalah SHINee! Kini opening akan dibuka oleh Special Stage dari perwakilan kelas 2, yeah siapa lagi kalo bukan Key dan Jieun. MC pun memulai cuap-cuapnya di atas panggung.

“nah yeorobun inilah special stage yang telah di nanti-nanti, langsung saja kita panggilkan Kim Kibum dan Lee Jieun dengan lagu Love Letter for You~” panggil MC pensi

key dan jieun pun naik ke atas panggung sambil bergandengan tangan yang disertai dengan mulainya musik.

My life it’s like a song
Noege sseunen pyonji
Chaldeul eopbwa Chek it

Nun bushin taeyang arae naeri chineun hae bi
Geu ane sarang isumswige haneun neo wa na
Neo eh geu jageun maeum hana hana ga
Nege deo obshi k’eun sarang eh miro ga

You so beautiful areumdaeun neo eh miso
Nan niga animyeon sarang eh mon mala
Nan niga animyeon gippeum eh mon mala
Neon eotteon nugu boda naege hamdala

Mun tteuk noereul ch’eoeum man nan naleul giokhae
(himdeulo deon nae sarmi)
Jichin neo eokkaereul nege gidael su itge
(ije haengbokeul neukkigo)

Jamshirado neoui dung dwie
Shwil goseul jonghae jun
Nan neoreul ch’eoeum butho saranghangeoya
(natto han neo oebshin sara)

Mereka menyanyikan lagunya dengan baik. Kedua terlihat bahagia dan menghayati lagu. Sesekali Key memberikan beberapa mawar putih yang memang sudah disediakan kepada jieun di sela-sela nyanyiannya.

If you go, If you leave
Nareul tarmagago
Nareul tarmaganeun
Urin saranghago

If you go, If you leave
Jamishi noreul tteonaneon
Nareul jubachul nege
Teogamsahe

Gingin shigane sarogane
Namuna chinsolhal mideun ib’uilyohae
Neo manueul saranghae mideobolae
Yeongwonhi neomanuel jig’yeojolge

Gingin shigane sarogane
Namuna chinsolhal mideun ib’uilyohae
Neo manueul saranghae mideobolae
Yeongwonhi neomanuel jig’yeojolge

If you go, If you leave
Ijen nado ala neomal baraboneun
Geu reon nareul ara
If you go, If you leave
Neoui dwie sumeoseo
Hayan neoui nun mullo
Saranghalge

Sampai akhirnya selesai dengan adanya tepuk tangan para penonton. Key merangkul jieun di akhir lagu dan itu membuat semua bersorak karena tentu saja membuat semua para yeoja iri yang juga ingin mendapatkan perlajkuan itu dari key.

Setelah berakhirnya performance dari special stage, tiba saatnya dance battle yang di ikuti oleh 5 perserta (masing-masing dalam kelompok) melakukan aksinya. Kelompok Taeminhonewjongkey tampil pada urutan ke 3. Ketika nama mereka dipanggil, mereka pun menujukan penampilan yang sangat luar biasa. Dan itu membuat para yeoja histeris. Ditambah lagi taemin memberikan dance solonya di akhir part. Itu semakin membuat semuannya terkagum kagum.

“wah wah.. Dance battle yang so fantastic elastic(?)” ujar MC, lalu merekapun melakukan bow di hadapan penonton kemudian turun dari atas panggung.

Setelah dance battle selesai, di lanjutkan dengan lomba solo singer yang di ikuti oleh 10 peserta salah satunya adalah Jieun. Tapi karena jieun mendapatkan urutan paling akhir ia terpaksa harus menunggu lama.

@back stage

“aish kenapa aku harus di urutan terakhir sih huh” gerutu jieun sambil melirik ke arah panggung yang kini senang dipertunjukan oleh jonghyun.

“Ya, sabarlah jieun-ah. ada untungnya kau masih bisa latihan lagi” ujar haerin menenangkan jieun.

“huft…” jieun menghela napasnya.

“kajja, kita menghampir taemin dan yang lainnya” haerin menarik tangan jieun dan berjalan ke arah taemin yang sedang berkumpul dengan key, minho, jinki

“Ya hyungdeul, aku puas atas penampilan kita tadi. haha” ujar taemin pada teman-temannya

“ne, aku yakin, kita pasti menang!” kata minho optimis

“yaah semoga saja, agar kita bisa liburan ke jeju bersama! haha” sahut jinki disertai tawanya.

“aish kalian pede sekali, tapi kuakui performance kalian tadi memang daebak!” timpal haerin seraya mengacungkan kedua jempolnya.

“Ya! kau masih tegang?” ujar key pada jieun yang sedari tadi telihat agak panik dan bosan karena lama menunggu.

“n-nde? aniyo~” sanggah jieun. Lalu key menyodorkan sebotol air mineral ke hadapan jieun “igeo, minumlah agar mengurangi nervous mu” jieun menerima lalu meminumnya.

“Yaa, kau perhatian sekali pada dongsaengku?” jinki menyiku lengan key yang ada di sebelahnya. Setika jieun tersendak dari minumnya

“gwaenchana jieun? aish kau pelan-pelan kalau minum” ucap haerin, jieun hanya diam dan mengelap mulutnya.

“a-aniyo hyung, aku kan temannya wajar saja” timpal key gugup

lalu mereka pun melanjutkan senda guraunya. Sesekali jieun dan jinki juga latihan sambil menunggu gilirannya. Namunun tiba-tiba saja datang yeoja berambut pendek sebahu memhampiri mereka. Seketiks itu pila Jieun terbelakak melihat yeoja itu.

 

———————–TBC———————-

 

 


24 thoughts on “Hey, I am Kim Kibum [Part 6]

  1. IU cemburong… cemburong… cemburong….
    hahahahahha…
    IU-nicole? andweee… gak cocok sama sekali….
    tapi ngapain tuh si nicole manggil key dgn sebutan “chagiya???”
    aku sebel… *manyun bareng IU* *mehrong to Nicole

    itu si Key cuek aja lagi nyium Jieun??? kenapa gak ada tambahan kata2 “saranghae”… T^T

    IU feat key… sumpret lagu duet mereka lagu favoritku…. neomu choa mereka nyanyiinnya bagus n sweet….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s